‎Truk Mogok di Jalan Perintis Kemerdekaan menyebabkan Kemacetan‎

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Arus lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Masjid Jami Lukmanul Hakim, mengalami kemacetan parah pada Rabu (15/04/2026) pagi.

Penyebabnya, sebuah truk dilaporkan mogok sejak malam hari dan belum berhasil dievakuasi hingga pagi.

‎Kemacetan terjadi dari dua arah sekaligus, yakni dari kawasan Cikembang dan Cibadak. Kondisi ini diperparah dengan tingginya aktivitas masyarakat di pagi hari, saat warga berangkat kerja dan pelajar menuju sekolah.

‎Sejumlah warga yang berada di lokasi mengaku kemacetan tersebut menjadi tontonan warga sekitar.

Baca Juga :  UPACARA PERINGATAN HARI BELA NEGARA TINGKAT KAB SUKABUMI" TEGUHKAN BELA NEGARA UNTUK INDONESIA MAJU"

“Itu ada truk mogok di depan masjid,” ujar seorang ibu yang berada di lokasi.

‎Sementara itu, pengguna jalan lainnya mengeluhkan panjangnya antrean kendaraan yang semakin tak terkendali.

“Kalau tidak ada polisi, ini mah enggak bisa jalan. Sudah panjang macetnya, dari Bantarmuncang, dari sana juga sudah dari pabrik MT,” ungkap salah seorang warga kepada awak media jabarinside.com

‎Kemacetan panjang ini berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Banyak pekerja terlambat masuk kerja, pelajar terhambat menuju sekolah, serta distribusi barang ikut tersendat.

Selain itu, antrean kendaraan yang mengular juga meningkatkan risiko kecelakaan dan memperparah polusi udara di sepanjang jalur tersebut.

Baca Juga :  ‎Kecelakaan Beruntun Melibatkan  3 Pemotor di Depan Stasiun Cibadak Diduga Ugal-ugalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎Cuaca Ekstrem Picu Rentetan Bencana di Sukabumi, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:43 WIB

‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Berita Terbaru