JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kembali memicu banjir luapan sungai di Kampung Panagan RT 03/RW 02, Desa Pamuruyan, Kamis (16/4/2026) sore.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, sesaat setelah hujan berintensitas tinggi disertai angin dan petir reda. Debit air sungai yang meningkat drastis tidak mampu tertampung, hingga akhirnya meluap dan merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai sekitar 30 sentimeter.
Sebanyak 10 rumah warga terdampak dalam kejadian tersebut. Warga melakukan evakuasi mandiri dengan menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah yang terendam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas gabungan dari P2BK Kecamatan Cibadak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, serta unsur RT/RW bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Bersama warga, mereka melakukan pembersihan material lumpur dan sisa genangan air secara gotong royong.
Sekitar pukul 17.18 WIB, air dilaporkan telah surut dan kondisi berangsur normal. Meski demikian, kejadian ini kembali menjadi perhatian karena banjir serupa kerap terjadi di wilayah tersebut saat curah hujan tinggi.
Petugas P2BK Kecamatan Cibadak, Mawaldi, menyebut banjir luapan sungai di Kampung Panagan merupakan kejadian berulang.
“Banjir ini sering terjadi, terutama saat hujan deras dengan durasi cukup lama. Kami bersama warga langsung melakukan asesmen dan pembersihan agar dampaknya tidak meluas,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai.
“Jika curah hujan tinggi, warga diminta segera mengantisipasi dan mengamankan barang-barang penting,” katanya.
Menurutnya, kebutuhan mendesak di lokasi saat ini adalah pembangunan bronjong atau tanggul penahan air guna mencegah luapan sungai kembali terjadi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi, potensi banjir berulang masih menjadi ancaman serius bagi warga setempat setiap musim hujan.















