Wisatawan Asal Cikidang Diduga Tenggelam di Curug Tilu Kabandungan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Seorang wisatawan asal Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan tenggelam di kawasan wisata Curug Tilu yang berada di Perkebunan Jayanegara, Kecamatan Kabandungan, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban diketahui bernama Pasa (18), warga Kampung Cicareh RT 04 RW 01, Desa Cicareh, Kecamatan Cikidang. Berdasarkan laporan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa tersebut diduga terjadi karena korban tidak memiliki kemampuan berenang.

Baca Juga :  ‎O2SN dan LMBOS Tingkat Kabupaten Sukabumi 2026 Resmi Digelar, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pelajar‎

Menurut informasi dari sejumlah saksi di lokasi, korban sempat mendapatkan pertolongan dari pengunjung lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun derasnya arus dan kondisi perairan membuat upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil sehingga korban dinyatakan hilang tenggelam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapat laporan tersebut, unsur gabungan yang terdiri dari petugas Kecamatan Kabandungan, P2BK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, serta pihak pengelola wisata langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi pencarian.

Baca Juga :  Sosialisasi Perda Ekonomi Kreatif, Dra. Hj. Lina Ruslinawati Dorong Pemberdayaan UMKM di Sukabumi

Hingga Selasa sore, tim gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban. BPBD Kabupaten Sukabumi juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna mempercepat proses evakuasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di lokasi wisata air yang memiliki tingkat risiko tinggi. Pengunjung diimbau untuk mematuhi aturan keselamatan dan tidak melakukan aktivitas berenang apabila tidak memiliki kemampuan yang memadai.

Baca Juga :  21 Remaja Diamankan Polisi di Ciawi untuk Cegah Tawuran, Minuman Keras Disita

Sementara itu, pihak berwenang masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mendukung proses pencarian dan penanganan lebih lanjut di lokasi kejadian.

Berita Terkait

Geger! Mayat Pria Terbungkus Karung dan Plastik Ditemukan di Bawah Tol Bocimi Ciambar
TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
Pria Bawa Sajam Ngamuk di Pasar Lettu Bakrie Sukabumi, Diamankan Polisi
‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:44 WIB

Geger! Mayat Pria Terbungkus Karung dan Plastik Ditemukan di Bawah Tol Bocimi Ciambar

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Minggu, 27 September 2026 - 06:54 WIB

IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 19:46 WIB

Pria Bawa Sajam Ngamuk di Pasar Lettu Bakrie Sukabumi, Diamankan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 17:45 WIB

‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎

Berita Terbaru