‎BANJIR AKIBAT CUACA EKSTREM RENDAM 10 HEKTAR SAWAH DI CIBADAK‎

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kamis, 3 Juli 2025 Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/7) sore, mengakibatkan tanggul irigasi di Kampung Bintang RT 02/03 RW 07, Desa Neglasari, jebol sepanjang 11 meter. Akibatnya, sekitar 10 hektar lahan pesawahan milik warga terendam air.

‎Bencana ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 16.00 WIB. Luapan air dari irigasi yang jebol menyebabkan aliran air masuk ke area pesawahan warga. Beruntung, meski terendam, tidak terjadi gagal panen.

Baca Juga :  ‎Sambut HUT ke-80 RI, DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi Gelar Bazar UMKM Gratis‎


‎Hasil pemantauan tim Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak mencatat, tidak ada korban jiwa, warga yang terancam, maupun pengungsi akibat kejadian ini.

‎Upaya Penanganan dan Koordinasi

‎Sejak terjadinya banjir, P2BK Cibadak telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk aparat Desa Neglasari, Pemerintah Kecamatan Cibadak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Dinas Pertanian, serta tokoh masyarakat seperti ketua kelompok tani dan ketua RW.

‎Kondisi saat ini dilaporkan bahwa banjir mulai surut. Namun, kerusakan tanggul irigasi masih menjadi perhatian utama. Untuk itu, kebutuhan mendesak yang diusulkan meliputi pengadaan kawat bronjong dan karung guna penanggulangan darurat dan pencegahan kerusakan lanjutan.

‎Rekomendasi

‎Laporan telah disampaikan kepada BPBD Kabupaten Sukabumi dan Dinas Pertanian untuk tindak lanjut penanganan. Diharapkan adanya bantuan teknis dan material untuk perbaikan tanggul agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

‎Sumber Informasi: Babinsa Desa Neglasari, diteruskan oleh P2BK dan relawan Tagana.

Baca Juga :  Jelang Malam Natal, Jibom Polda Jabar Sisir Gereja di Kota Sukabumi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎Jembatan Waterkerah Diterjang Banjir, Warga Khawatir Tak Bisa Melintas‎

Berita Terkait

‎Kemenag Kabupaten Sukabumi Lantik 21 Guru PAI dan Madrasah yang Naik Pangkat
WABUP TEGASKAN PERAN ORGANISASI KEAGAMAAN SANGAT KRUSIAL DALAM MENJAGA KEPENTINGAN UMAT
‎Kepala KUA Cikembar Hadiri Musrenbang Kecamatan Tahun 2026 untuk Penyusunan RKPD 2027
‎Konten Kreator Ka Kuhu Resmi Jadi Tersangka, Polisi Tegaskan Kasus Penghinaan Bukan Pencemaran Nama Baik
‎Kepala KUA Cikembar Apresiasi Pengukuhan Pengurus UPZ Desa se-Kecamatan Cikembar‎
‎Bocah 6 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin, Keluarga Keluhkan Pelayanan RS Betha Medika‎
‎Tradisi Cucurak Warnai Soft Opening Offo Living Store Sukabumi Bersama Ratusan Karyawan OFG
‎Kemenhaj Sukabumi Resmi Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:31 WIB

‎Kemenag Kabupaten Sukabumi Lantik 21 Guru PAI dan Madrasah yang Naik Pangkat

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:43 WIB

WABUP TEGASKAN PERAN ORGANISASI KEAGAMAAN SANGAT KRUSIAL DALAM MENJAGA KEPENTINGAN UMAT

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:26 WIB

‎Kepala KUA Cikembar Hadiri Musrenbang Kecamatan Tahun 2026 untuk Penyusunan RKPD 2027

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:13 WIB

‎Konten Kreator Ka Kuhu Resmi Jadi Tersangka, Polisi Tegaskan Kasus Penghinaan Bukan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:57 WIB

‎Kepala KUA Cikembar Apresiasi Pengukuhan Pengurus UPZ Desa se-Kecamatan Cikembar‎

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:22 WIB

‎Bocah 6 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin, Keluarga Keluhkan Pelayanan RS Betha Medika‎

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:27 WIB

‎Tradisi Cucurak Warnai Soft Opening Offo Living Store Sukabumi Bersama Ratusan Karyawan OFG

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:12 WIB

‎Kemenhaj Sukabumi Resmi Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M

Berita Terbaru