15 Orang Warga Kampung Kebon Kelapa Mengalami Keracunan Jamur Sufa Yang Dikonsumsi Dari Kebun Salah Seorang Warga

Rabu, 25 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | 15 orang Warga Kampung Kebon Kelapa RT 04 RW 02 Desa Limusnunggal Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi provinsi Jawa Barat, Mengalami keracunan massal akibat mengkonsumsi jamur Sufa yang konsumsi oleh warga sekitar pada hari Selasa Tanggal 24 Desember 2024.

Dari informasi yang didapat berdasarkan keterangan tertulis oleh Kepala Puskesmas Bantargadung Siska Santika, SKM menjelaskan bahwa kejadian bermula saat seorang warga kampung kebun kelapa mengambil jamur sufa yang berada di kebunnya serta membagi-bagikannya kepada warga atau tetangganya setelah dikonsumsi mereka mengalami pusing mual muntah dan diare.

Setelah itu warga yang keracunan dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh Siska menjelaskan,” Pada Hari Selasa tanggal 24 Desember 2024 Jam 18.30 telah terjadi keracunan makanan di Desa Limusnunggal Kp Kebon Kalapa Rt 004 Rw 002 Tim Puskesmas datang dengan Kepala Puskesmas, Dokter, Perawat, Bidan, Petugas Survailens, Promkes dan Kesling Puskesmas, telah ditangani 15 warga yang terkena dampak keracunan makanan di dampingi oleh lintas sektor, petugas merujuk warga ke RSUD Pelabuhanratu sejumlah 7 warga terdampak dan 8 warga observasi di pustu dnegan pemantauan dokter puskesmas.” Tukasnya

Lanjutnya,” Petugas juga menerima sampel makanan berupa jamur yang belum diolah, jamur yang sudah diolah, selanjutnya petugas Survailans, dan Sanitarian melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) ke lokasi Kp Kebon Kapas Rt 004 Rw 002. Dari wawancara beberapa warga yang mengolah dan mengkonsumsi,” Tukasnya

Baca Juga :  ‎Alun-Alun Jampang Tengah Siap Difungsikan, Jadi Ikon Baru dan Simbol Kejayaan Jagung Sukabumi

Masih dengan Siska,” diperolah informasi sebagai berikut : Salah satu warga bernama Ny Serli dan Ny Tika menemukan jamur liar di kebun, seteleh mengetahui jamur banyak salah satu warna memberitahu warga lain, yaitu ny Geugeu diberitahu kemudian ny geugeu Bersama ny serli dan ny tika Kembali ke kebun untuk mengambil jamur didapat ¾ ember jamur yang di dapat.Setelah jamur diambil dan dibawa pulang kemudian di bagikan kepada keluarga dan tetangga sekitar rumah, menurut salah satu warga yang mengalami yaitu ny tika memberikan jamur ke Ny sumyati, ny miseh, ny arin, tn Epen, Ny diah, sekitar jam 15.30 jamur sudah dibagikan dan sepengetahuan ny Tika semua jamur yang sudah dibagikan langsung di masak sekitar jam 17.30 Wib,” Ungkapnya

Baca Juga :  ‎Serdik SIP Angkatan 54 Gelombang 2 Resimen Citta Dharma Laksita Polda Jabar Gelar Bakti Sosial Serempak‎

” Habis makan jamur yang sudah dimasak langsung dikonsumsi Tn Emo (Suami) Ny Oco (Ibu Kandung) keluarga Ny Tika yang mengkonsumsi sekitar jam 18.00 WIB sekitar 10 menit (on site kurang dari30 menit) setelah makan muncul keluhan sesak, mual, muntah, pusing, lemes dan menggigil di alami oleh Tn Emo dan Ny Oco. Setelah itu keduanya langsung di bawa ke Pustu Desa Limusnunggal, sekitar jam 19.00 kondisi sudah di pustu desa limusnunggal ny tika mengeluh mulai terasa yaitu lemes, mengigil, sesak. Sekitar jam 19.00 wib warga dengan keluhan yang sama mulai berdatangan ke pustu Desa Limusnunggal.” Ungkapnya dengan laporan tertulis

Berita Terkait

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka
‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka
Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
KWT Kampung Melayu Barat Diduga Beralih Fungsi Jadi Ternak Ayam
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:37 WIB

‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:56 WIB

KWT Kampung Melayu Barat Diduga Beralih Fungsi Jadi Ternak Ayam

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Berita Terbaru