Ratusan Pelajar SMP Ikuti O2SN Kabupaten Sukabumi, Karate dan Pencak Silat Jadi Unggulan

Sabtu, 21 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Sukabumi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi digelar pada Sabtu, 21 Juni 2025, di Sekolah SD Model, Desa Cimanggu kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi. Kegiatan berlangsung seharian penuh dan mempertandingkan dua cabang unggulan, yakni karate dan pencak silat, yang berlangsung selama dua hari.

Kasi Kesiswaan SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Devi Indra Kusuma, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta dari 81 SMP se-Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  ‎Warga Dusun Segog Desa Batu Nunggal Gelar Kegiatan Jumat Bersih‎

“Kegiatan hari ini adalah pelaksanaan O2SN tingkat Kabupaten untuk jenjang SMP. Pesertanya mencapai 200 orang dari 81 sekolah. Ini merupakan bagian dari pembinaan minat, bakat, dan karakter siswa di dunia pendidikan,” ujar Devi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Devi, O2SN merupakan ajang penting dalam menggali dan mewadahi talenta siswa di bidang olahraga. Selain sebagai sarana kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ajang pembentukan karakter, disiplin, dan semangat juang siswa.

Baca Juga :  ‎Ketua Komisi IV DPRD Hadiri Audiensi AHN, Pemerintah Kabupaten Sukabumi Angkat 8.164 Guru Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu‎

“Setelah ini, para juara terbaik dari masing-masing cabang akan melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Namun pelaksanaan di tingkat provinsi akan dilakukan secara daring melalui pengiriman video,” tambahnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus semangat dalam mengembangkan bakat mereka.

Baca Juga :  Iyos Somantri dan Zaenul Resmi Mendaftar di KPU Kabupaten Sukabumi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi

“Untuk para atlet muda, tetap semangat, jangan merasa minder. Anak-anak kita ini hebat di bidangnya masing-masing. Terus berlatih dan jangan berhenti bermimpi,” pesannya.

Meski saat ini belum ada ajang nasional untuk cabang O2SN tingkat SMP, Devi tetap optimistis bahwa potensi siswa-siswi di Kabupaten Sukabumi sangat menjanjikan dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 15:20 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Minggu, 27 September 2026 - 06:54 WIB

IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:45 WIB

‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Berita Terbaru