‎Kakek 94 Tahun di Sukabumi Hidup Sendiri, Jual Keripik Keliling Tanpa Pernah Terima Bantuan Sosial

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Di tengah gencarnya program bantuan sosial pemerintah, masih ada warga lanjut usia yang luput dari perhatian. Salah satunya adalah Bah Atin, kakek kelahiran 1931 yang setiap hari berkeliling menjajakan keripik singkong untuk bertahan hidup.

‎Warga Kampung Legok Nyenang, RT 045 RW 022, Desa Cikujang, Kecamatan Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi ini tinggal seorang diri di rumah sederhana. Sejak dulu hingga kini, ia mengaku belum pernah menerima bantuan apa pun dari pemerintah — baik sembako, bantuan sosial tunai, maupun bantuan khusus lansia.

‎Dengan tubuh renta, Bah Atin berjalan kaki menyusuri gang dan jalan kampung menawarkan keripik singkong buatan sendiri dari rumah ke rumah. Harganya sangat terjangkau, menjadi sumber penghasilan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

‎Kisahnya menjadi potret nyata bahwa masih ada masyarakat marginal, khususnya lansia, yang belum tersentuh program perlindungan sosial. Dengan usia hampir satu abad, Bah Atin tetap berjuang sendiri demi kelangsungan hidupnya.

‎Tokoh masyarakat setempat menyampaikan keprihatinan dan berharap ada perhatian segera dari pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten.

‎> “Kami sangat berharap adanya intervensi dari pihak terkait agar Bah Atin bisa menikmati masa tuanya dengan lebih layak, tanpa harus terus bekerja di usia senja,” ujar seorang warga.



‎Kondisi Bah Atin menjadi pengingat penting bahwa distribusi bantuan sosial masih perlu ditinjau kembali agar benar-benar merata dan tepat sasaran, menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

Baca Juga :  ‎Baznas Salurkan Bantuan Rehabilitasi Rumah di Desa Parakanlima, Kades Apresiasi Langkah Nyata‎

Berita Terkait

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎
Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:37 WIB

‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:26 WIB

Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026

Berita Terbaru