Kepala Desa Girijaya Tanggapi Kondisi Zemes, Pemuda Penderita Hidrosefalus

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kepala Desa Girijaya, Kecamatan Warungkiara, Unang Suparman, memberikan tanggapan terkait kondisi Zemes (22), warga Kampung Kopeng, Desa Girijaya, yang sejak balita menderita hidrosefalus.

Unang membenarkan bahwa Zemes memang sudah lama mengidap penyakit tersebut. Menurutnya, perhatian dari pemerintah desa, lingkungan sekitar, hingga pihak kesehatan selama ini tetap ada dan berjalan.

“Memang betul adanya bahwa warga kami, James, memiliki penyakit hidrosefalus. Usianya sekarang sudah kurang lebih 22 tahun. Selama ini kepedulian baik dari lingkungan maupun dari pemerintah desa selalu ada, termasuk dari puskesmas yang rutin memberikan layanan kesehatan,” ujar Unang, Selasa (03/09/2025).

Ia menegaskan bahwa pemerintah desa tidak menutup mata terhadap kondisi Zemes. Dukungan diberikan melalui berbagai program, mulai dari bantuan sosial hingga BLT Dana Desa. “Nama James itu selalu tercatat sebagai penerima, tidak pernah tergantikan,” jelasnya.

Baca Juga :  ‎Perkuat Sistem Pelaporan Lapangan, Kementerian Gelar GEMPITA di Sukabumi‎

Terkait isu pengobatan yang disebut tertunda, Unang meluruskan bahwa hal itu bukan karena tidak adanya perhatian dari pemerintah, melainkan faktor dari keluarga. “Kalau dikatakan pengobatan tertunda, itu bukan berarti dihentikan. Hanya saja ada kendala dari pihak keluarga, sehingga tidak rutin melanjutkan pengobatan,” terangnya.

Unang juga menambahkan bahwa Zemes memiliki jaminan kesehatan yang aktif. “Untuk BPJS ada, aktif. Jadi kalau ada pemberitaan kemarin sempat terkendala administrasi, sekarang sedang dalam proses diurus kembali,” ujarnya.

Baca Juga :  Akan Ada Tersangka Baru di Kasus Korupsi Jalan Panjaitan

Ia mengakui bahwa perhatian dari berbagai pihak sudah ada sejak lama, baik dari pemerintah desa, dinas kesehatan, maupun dinas sosial. Namun demikian, ia tetap berharap adanya uluran tangan dan bantuan dari masyarakat luas untuk meringankan beban keluarga.

“Kalau soal ekonomi, keluarga ini Alhamdulillah cukup mumpuni. Tapi tetap saja, uluran tangan dari pihak mana pun tentu sangat berarti untuk membantu proses pengobatan,” tutup Unang.

Berita Terkait

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan
Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka
Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi
Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan
Sekelompok Pelajar Diduga Lakukan Pengeroyokan di Pamuruyan, Warga Lakukan Pengejaran
‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita
PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI
Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:14 WIB

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan

Minggu, 12 April 2026 - 07:33 WIB

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:39 WIB

Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:53 WIB

‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita

Kamis, 9 April 2026 - 16:45 WIB

PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI

Kamis, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman

Kamis, 9 April 2026 - 16:12 WIB

‎Disoroti Tajam! Proyek Lapang Sekarwangi Rp5,9 Miliar Dipertanyakan, Aktivis Kaitkan dengan Kebijakan Moratorium Jabar‎

Berita Terbaru

Bencana Alam.

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:33 WIB

Jabar Update

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 17:37 WIB