‎FKUB Kabupaten Sukabumi Gelar Dialog Kerukunan dan Rapat Kerja, Fokus Perkuat Harmonisasi Antarumat Beragama

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi menggelar Dialog Kerukunan dan Rapat Kerja FKUB periode 2025–2030 di Islamic Center Cisaat, Selasa (25/11/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Memperkuat Komitmen, Merekat Kerukunan dan Harmonisasi Terwujudnya Kabupaten Sukabumi Mubarokah.”

‎Agenda ini juga sekaligus memperingati Hari Kerukunan Internasional tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2025. Sekira 40 kelompok dari berbagai organisasi keagamaan di Kabupaten Sukabumi hadir dalam kegiatan tersebut.

‎Turut hadir sebagai narasumber, Ketua FKUB Kabupaten Sukabumi M. Royanudin AS, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi yang diwakili Kasi Pendidikan Madrasah Maman Hidayat, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi melalui Kasi Intelijen Rachman.

‎Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi melalui Kepala Kesbangpol, Jujun Juaeni, menyampaikan apresiasi atas inisiatif FKUB yang terus mendorong dialog lintas agama sebagai upaya menjaga iklim persatuan dan kondusifitas daerah.

‎ “Pak Bupati Asep Japar menyampaikan bahwa Kabupaten Sukabumi adalah bagian dari Indonesia yang menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Keragaman suku, agama, ras, dan golongan harus dirawat bersama. Diskusi seperti ini menjadi faktor penting untuk meminimalisir potensi konflik antar unsur SARA,” ujar Jujun.

‎Ia menegaskan bahwa Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah aman dan harmonis bagi seluruh golongan.

‎ “Setiap individu memiliki hak yang sama untuk hidup dan beragama. Meski berbeda, kita harus tetap berdampingan secara rukun dan damai demi Sukabumi yang Mubarokah,” tambahnya.

‎Ketua FKUB Kabupaten Sukabumi, M. Royanudin AS, menyampaikan bahwa FKUB telah melakukan berbagai upaya pembinaan serta kajian terhadap potensi gangguan kerukunan antarumat beragama. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menyusun langkah strategis dalam agenda kerja ke depan.

‎ “Kami akan mengambil langkah-langkah strategis baik di internal FKUB maupun bersama mitra serta para tokoh agama. Pasca kegiatan dialog ini, FKUB akan melaksanakan rapat kerja untuk merumuskan program ke depan,” jelasnya.

‎Royanudin juga menegaskan bahwa momentum Hari Kerukunan Internasional menjadi momen untuk mengoptimalkan peran FKUB sebagai wadah persatuan lintas keyakinan di Kabupaten Sukabumi.

‎Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi melalui Kasi Pendidikan Madrasah, Maman Hidayat, menyampaikan bahwa toleransi merupakan prinsip fundamental yang terus dikawal oleh Kemenag.

‎ “Toleransi adalah harga mati bagi Kementerian Agama. Meski ada tantangan, kami berkomitmen mendorong kerukunan melalui program moderasi beragama,” ujarnya.

‎Menurut Maman, edukasi mengenai toleransi sudah diterapkan mulai dari anak usia dini hingga calon pasangan nikah agar nilai kerukunan tertanam sejak awal.

‎Ia juga memastikan bahwa Kemenag dan FKUB akan terus bersinergi dalam berbagai langkah konkret.

‎ “Kementerian Agama menyediakan gedung FKUB sebagai ruang bagi seluruh umat beragama di Kabupaten Sukabumi. Setiap kegiatan FKUB terus kami dorong terutama yang berkaitan dengan moderasi beragama,” tegasnya.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog, penyampaian program kerja, serta forum diskusi antar peserta untuk memperkuat sinergitas dalam menjaga persatuan dan keberagaman di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  ‎Tanah Longsor Terjang Rumah Warga di Desa Sirnarasa, Cikakak Sukabumi‎

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026
Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih
‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Berita Terbaru