Forum Pengurangan Risiko Bencana Resmi Dibentuk, K.H. Encep Hadiana Terpilih Jadi Ketua

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama relawan kebencanaan resmi membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) melalui Musyawarah Besar yang digelar di PLUT Sukabumi, Kamis (04/09/2025).

Dalam musyawarah tersebut, K.H. Encep Hadiana, M.Si., Pimpinan Pondok Modern Assalam Sukabumi, terpilih sebagai Ketua FPRB Kabupaten Sukabumi.

K.H. Encep menyampaikan, forum ini akan menjadi wadah strategis untuk menyatukan seluruh elemen relawan dan masyarakat dalam menghadapi potensi kebencanaan di Kabupaten Sukabumi.

“Untuk efektivitas perlindungan, tentu kita akan mengakomodir semua pihak. Kawan-kawan relawan yang selama ini sudah bekerja dan berkontribusi akan kita maksimalkan perannya, agar bisa memberikan kontribusi lebih masif untuk Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Baca Juga :  Arus Lalu Lintas di Exit Tol Parungkuda Didominasi Kendaraan dari Arah Jakarta dan Bogor‎

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa peran relawan tidak dapat dipisahkan dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera. “Harapan besar kita, Kabupaten Sukabumi ini menjadi kabupaten yang mubarokah. Relawan adalah bagian penting dari visi dan misi Pak Bupati, demi terwujudnya masyarakat Sukabumi yang makmur dan sejahtera,” ungkapnya.

K.H. Encep juga berpesan kepada seluruh relawan untuk selalu menjaga semangat dan keikhlasan dalam bekerja. “Tetap semangat, tetap berjuang, kedepankan keikhlasan, dan mari kita berbakti kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.

Baca Juga :  Satgas Kodim 0607/Kota Sukabumi Mulai Pengaspalan Jalan 680 Meter, Perkuat Akses Warga

Dengan terbentuknya kepengurusan FPRB ini, diharapkan koordinasi penanggulangan bencana di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lebih efektif, mulai dari tahap pencegahan, mitigasi, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Berita Terkait

Pria di Sukadiri Diduga Intimidasi Wartawan, Terkait Isu Peredaran Obat Keras
‎Desy Ratnasari Kunjungi Koramil Cikembar 0607-8, Serap Aspirasi Prajurit‎
14 HGU Perkebunan Di Sukabumi Bermasalah “Pemda” HGU Milik BUMN & Swasta Harus Taat Regulasi
‎Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Puluhan Titik di Kota Sukabumi Terdampak‎
Pemkab Sukabumi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang, Jalur Nasional Palabuhanratu–Banten Kembali Normal
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Berangkatkan 11 Pesepak Bola Muda untuk Seleksi Soekarno Cup
Tebing Longsor Hantam Rumah di Ciambar Sukabumi, Lima Jiwa Mengungsi
Puluhan Hektare Sawah di Sukasirna Cibadak Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen
Berita ini 205 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:04 WIB

Pria di Sukadiri Diduga Intimidasi Wartawan, Terkait Isu Peredaran Obat Keras

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:00 WIB

‎Desy Ratnasari Kunjungi Koramil Cikembar 0607-8, Serap Aspirasi Prajurit‎

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:39 WIB

14 HGU Perkebunan Di Sukabumi Bermasalah “Pemda” HGU Milik BUMN & Swasta Harus Taat Regulasi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:27 WIB

Pemkab Sukabumi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang, Jalur Nasional Palabuhanratu–Banten Kembali Normal

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:29 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Berangkatkan 11 Pesepak Bola Muda untuk Seleksi Soekarno Cup

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:37 WIB

Tebing Longsor Hantam Rumah di Ciambar Sukabumi, Lima Jiwa Mengungsi

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:32 WIB

Puluhan Hektare Sawah di Sukasirna Cibadak Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:33 WIB

Dinas PU Sukabumi Siapkan Laboratorium Bahan Konstruksi Menuju Akreditasi KAN 2026

Berita Terbaru