‎Dinsos Kabupaten Sukabumi Gelar Bimtek Calon Pekerja Sosial Masyarakat Tahun 2025, Perkuat Peran PSM di Tingkat Desa

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi bagi calon Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) tahun 2025, Selasa (11/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Cikembar ini diikuti oleh 55 calon PSM dari dua kecamatan, yaitu Cikembar dan Warungkiara.

‎Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (Dayansos) Dinsos Kabupaten Sukabumi, perwakilan BNN Sukabumi, Sekretaris IPSM Kabupaten Sukabumi, Camat Cikembar, serta Ketua IPSM Kecamatan Cikembar.

‎Kegiatan ini bertujuan membekali para calon PSM dengan pemahaman mendalam mengenai peran, tugas, dan tanggung jawab mereka dalam membantu pemerintah menangani berbagai permasalahan kesejahteraan sosial di masyarakat.

‎Analis Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Eva Royandi, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program rutin Dinsos untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia sosial di tingkat desa.

Baca Juga :  ‎DPC Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Sukabumi Raya dan LBH Sukabumi Officium Nobile Apresiasi Sertijab Danyonarmed 13 Nanggala

‎ “Pekerja sosial masyarakat itu diusulkan langsung dari desa, minimal berusia 18 tahun, dan setiap desa idealnya memiliki satu PSM yang sudah terdaftar dalam aplikasi Elektronik Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (e-PSKS),” ujar Eva.

‎Ia menambahkan, keberadaan PSM sangat penting dalam mendeteksi dan menindaklanjuti berbagai permasalahan sosial sejak dini di wilayah masing-masing.

‎ “Banyak peran yang dijalankan PSM, mulai dari membantu warga yang belum mendapatkan bantuan sosial, menangani kasus ODGJ, hingga memantau fenomena sosial seperti kecanduan gawai di kalangan remaja. Mereka adalah garda terdepan dalam deteksi dini dan pendampingan masyarakat,” jelasnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapatkan materi dari narasumber psikolog agar memiliki kemampuan dalam menyaring dan memverifikasi kasus-kasus sosial, terutama yang berkaitan dengan gangguan mental dan kesehatan jiwa.

‎Dinsos Sukabumi juga menggandeng BNN Sukabumi untuk memberikan motivasi dan pembekalan terkait pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik bagi calon PSM sebelum mereka terjun langsung ke lapangan.

‎ “Kita ingin para pekerja sosial ini bebas dari permasalahan pribadi, terutama terkait penyalahgunaan zat atau kecanduan. Karena sebelum menangani orang lain, mereka harus sehat secara fisik dan mental,” tegas Eva.

‎Melalui kegiatan ini, Dinsos berharap ke depan para PSM dapat bekerja ikhlas, profesional, dan sesuai kode etik, serta menjalin sinergi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait dalam menangani masalah sosial di masyarakat.

‎ “Harapan kami, PSM menjadi ujung tombak perubahan sosial yang tangguh dan adaptif, serta mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak melalui inovasi dan semangat pengabdian,” pungkas Eva.

Baca Juga :  Per 1 September 2023, Harga BBM Non Subsidi Pertamina Resmi Naik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  KUA Cikembar Dirikan Posko “Masjid Ramah Pemudik” di Masjid Abdullah Bin Mas’ud

Berita Terkait

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Berita Terbaru