‎Cuaca Ekstrem Picu Rentetan Bencana di Sukabumi, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Kamis (20/11/2025) hingga Jumat pagi memicu serangkaian kejadian bencana alam seperti tanah longsor, pohon tumbang, hingga rumah roboh di sejumlah kecamatan. Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memastikan bahwa tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut.

‎Laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi yang diterima Jumat, (21/11/2025) pukul 16.15 WIB, mencatat sedikitnya 20 kejadian bencana dalam kurun waktu dua hari terakhir.

‎Bencana yang tercatat meliputi tanah longsor di berbagai titik seperti Cireunghas, Cibadak, Cikidang, Sukadamai, Bantargadung, dan Parakansalak. Beberapa longsor mengancam pemukiman warga bahkan merusak bagian bangunan rumah.

Baca Juga :  ‎Kemenhaj Sukabumi Resmi Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M

‎Salah satu kejadian signifikan terjadi di Kampung Garduh, Desa Bojongasih Kecamatan Parakansalak, di mana dapur rumah milik warga atas nama Aep Saepudin habis terbawa longsor.

‎Selain longsor, beberapa rumah warga dilaporkan roboh atau rusak berat akibat hujan deras, seperti di Desa Pamuruyan dan Desa Citarik.

‎Dua kejadian pohon tumbang juga menyebabkan kemacetan lalu lintas, salah satunya di Jalan Nasional Palabuhanratu dan Sukabumi–Cianjur KM 13 Sukalarang, namun kondisi segera ditangani dan arus lalu lintas kembali normal.

Baca Juga :  Hari Pertama Pendaftaran Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi di KPU Belum Ada Yang Mendaftar

‎BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan kondisi cuaca, pendataan kerusakan, serta koordinasi lintas sektor termasuk melalui jaringan komunikasi radio dan aplikasi kebencanaan seperti InaRisk, InaSafe, dan InaWare.

‎Saat ini kondisi cuaca di wilayah Sukabumi berawan dengan suhu 25°C, kelembaban udara mencapai 90%, dan kecepatan angin 8,9 Km/jam dari arah barat daya.

‎Dalam laporannya, BPBD menegaskan bahwa seluruh personel masih bersiaga, terutama mengingat adanya potensi cuaca ekstrem lanjutan yang kerap terjadi pada bulan-bulan penghujan.

BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana seperti bantaran sungai, tebing curam, dan jalur angin kencang untuk meningkatkan kewaspadaan.

‎“Jika terjadi tanda-tanda pergerakan tanah, retakan, atau kondisi bangunan melemah, segera evakuasi mandiri dan laporkan ke perangkat desa atau Pusdalops,” tulis BPBD dalam laporan resmi.

Berita Terkait

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎
‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎KNPI Sukabumi Bantah Keras Isu Dana Narkoba, Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:13 WIB

Arus Balik Sukabumi–Bogor Diberlakukan One Way, Parungkuda Sempat Macet

Berita Terbaru

Jabar Update

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan

Selasa, 31 Mar 2026 - 06:00 WIB