Ketua JWI Menyayangkan Prilaku Kepala UPTD Bina Marga Provinsi Wiayah II Sukabumi Di Duga Sengaja Menghindar Saat Auden

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM|Sukabumi-Kepala UPTD Bina Marga Provinsi Jawa Barat wilayah II Sukabumi di Jalan Bhayangkara Kota Sukabum,diduga sengaja menghindar saat Jajaran Wartawan Indonesia JWI melakukan audien dengan tujuan untuk meminta kompirmasi sekaligus klarifikasi dan penjelasan terkait tugas pokok melaksanakan penyusunan perencanaan, program pekerjaan, pelaksanaan pembangunan dan preservasi jalan, jembatan, pengamanan,pengendalian Jumat, 28-11-2025.

Ketidak hadiran kepala UPTD bina marga provinsi jawa barat wilayah II sukabumi patut dipertanyakan,seolah tidak menghargai keberadaan wartawan yang akan melakukan audensi,ini perlu dicurigai kalau salah satu kepala susah untuk ditemui dan menghindar, tentunya akan menimbulkan asumsi negatif terhadap dinas itu sendiri.

Seharusnya,sebagai seorang Kepala UPTD, berikan saja penjelasan terkait pembangunan yang tengah dilaksanakan tersebut, apalagi ini mengenai konsumsi puplik menjadi penting untuk diketahui oleh Masyarakat,tentu ini akan menjadi dampak negatif atau kurang baik

Padahal, keberadaan insan pers sudah diatur dalam Undang-undang yang fungsinya menunjang kinerja dan program program pemerintah agar transparan dalam penyampaian informasi,terkesan menghindar dan alergi terhadap keberadaan wartawan

Ketua JWI sukabumi menduga kalau kepala UPTD bina marga wilayah II sukabumi banyak masalah dan sengaja menghindar karena tidak mau dikonfirmasi juga memberikan klarifikasi
prihal dugaan beberapa proyek perbaikan jalan dan jembatan mempunyai kualitas yang buruk tidak sesuai dengan spesipikasi yang sudah di tentukan

Baca Juga :  ‎Pencurian Tabung Gas dan Handphone Resahkan Warga Kampung Kebon Bolo Sekarwangi‎

“kami juga menyayangkan kepala UPTD tutup mata di duga membiarkan pengunaan bahan material dari tambang ilegal, ini yang jelas melanggar hukum bahkan berpotensi merugikan negara,karna hampir 99% material berasal dari tambang ilegal, ini sangat ironis dengan instruksi gubernur jawa barat yang terus menyeruarakan kualitas dan kuantitas jalan harus bagus, seolah olah tidak di dengar,diharap kepada Gubernut dapat segera menindaklanjuti dan memberikan sanksi tegas bila perlu di berhentikan oknum Kepala UPTD bina marga wilayah II sukabumi,”tegasnya

“Menurutnya kepala UPTD Bina Marga yang mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan perencanaan, program pekerjaan, pelaksanaan pembangunan dan preservasi jalan, jembatan dan pengamanan,pengendalian mutu dan hasil pekerjaan penyediaan pengujian dan peralatan,memberikan himbauan kepada kontraktor agar tidak menggunakan tambang ilegal karna itu merugikan negara dan melanggar hukum,”ucapnya

Baca Juga :  FMS Siapkan Aksi di Kejaksaan Negeri Sukabumi, Soroti Dugaan Kriminalisasi dr Silvi Apriani

“Kami sangat menyayangkan penjelasan dari seorang staf saat kegiatan auden bahwa tambang ilegal itu ranahnya Dinas ESDM”ia juga mendesak dinas terkait memberikan sanksi bila perlu membeklist kontraktor yang di duga mengunakan material dari tambang ilegal karena dapat merugikan uang negara.

“Lanjutnya kami merasa kecewa dengan tidak hadirnya kepala UPTD saat auden itu merupakan tamparan atau penghinaan buat kami secara lembagaan atas dasar itu JWI akan meneruskan
audiesi dengan Sekda dan DPRD juga Gubernur jawa barat,”pungkas Lutfi Yahaya

Rab Ripaldo

Berita Terkait

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka
‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka
Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Berita Terbaru