JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikembar pada Jumat kemarin menyebabkan banjir yang merendam hektaran lahan persawahan di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Banjir terjadi tidak hanya akibat tingginya curah hujan, tetapi juga diperparah meluapnya Sungai Cibojong yang tidak mampu menampung debit air yang besar usai diguyur hujan selama hampir dua jam.
Ketua Gapoktan Karya Tani Desa Bojong, Feri Kurniawan, menyampaikan bahwa sebagian besar lahan persawahan terdampak adalah sawah yang memasuki masa menjelang panen.
“Itu dampak dari hujan kemarin. Sebagian area pesawahan terendam banjir, ada yang menjelang panen, kurang lebih sekitar 4 hektare,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sekitar 5 hektare sawah lain yang sudah memasuki masa panen lebih awal berhasil diselamatkan.
“Yang sekitar 5 hektare itu alhamdulillah sudah dipanen lebih dulu, jadi tidak terdampak,” tambahnya.
Menurut Feri, meluapnya air sungai disebabkan oleh pendangkalan dan penyempitan alur Sungai Cibojong sehingga air tidak tertampung dengan baik saat hujan lebat turun.

Untuk meminimalisir kerugian petani, Gapoktan Karya Tani melakukan upaya percepatan panen pada lahan terdampak.
“Masa panen harusnya sekitar 10 hari lagi, sekarang sudah mulai dipanen lebih awal karena takutnya padi akan membusuk jika dibiarkan terlalu lama terendam,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan peninjauan serta normalisasi sungai agar kejadian serupa tidak terulang.
“Harapan saya, pengoptimalan sungai-sungai bisa segera dilakukan. Banyak terjadi kerusakan, pendangkalan dan penyempitan. Kami mohon pihak terkait segera turun meninjau kondisi sungai,” pungkasnya.















