‎GSBI Kabupaten Sukabumi Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan PT Yongstar, Tolak PHK Sepihak Jelang Ramadan‎

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi menggelar aksi unjuk rasa di depan PT Yongstar pada Senin, 2 Februari 2026, sejak pagi hari.
‎
‎ Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan perusahaan yang dinilai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak terhadap ratusan karyawan menjelang bulan suci Ramadan.


‎
‎Dalam orasinya, massa aksi menuntut agar manajemen PT Yongstar menghentikan kebijakan PHK dan segera mengubah sistem kerja karyawan kontrak menjadi karyawan tetap.
‎
‎Pasalnya, banyak pekerja yang telah mengabdi selama bertahun-tahun namun hingga kini belum juga diangkat sebagai karyawan tetap.
‎
‎Sekretaris GSBI Kabupaten Sukabumi, Aldi Wijaya, menyampaikan bahwa sebanyak 250 karyawan terancam terkena PHK dalam waktu dekat, sementara total karyawan di perusahaan tersebut mencapai sekitar 1.320 hingga 1.330 orang.

Baca Juga :  ‎SMK Tunas Bhayangkara Cidahu Buka Pendaftaran Siswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026, Gratis Tanpa Biaya‎

“Kita berbicara soal kemanusiaan. Sebentar lagi menghadapi bulan Ramadan, kebutuhan hidup meningkat. Jangan sampai karyawan justru kehilangan pekerjaan di saat kondisi ekonomi sedang berat,” ujar Aldi dalam keterangannya di sela aksi.
‎
‎Ia juga mengungkapkan bahwa pihak manajemen berencana melakukan evaluasi kembali terhadap karyawan setelah Lebaran. Namun, menurutnya, rencana tersebut justru menimbulkan kecemasan karena baik karyawan lama maupun baru sama-sama berada dalam posisi terancam.
‎
‎“Yang lama terancam, yang baru juga terancam. Evaluasi yang dimaksud manajemen katanya berdasarkan absensi, tapi faktanya ini sudah mengarah pada pengurangan tenaga kerja secara besar-besaran,” tegasnya.
‎
‎Aldi menambahkan, GSBI telah beberapa kali mencoba melakukan dialog dan diskusi dengan pihak manajemen. Namun hingga saat ini belum ada titik temu, karena perusahaan tetap bersikeras melakukan pemutusan kontrak terhadap para pekerja.
‎
‎Terkait kelanjutan aksi, GSBI memastikan akan menambah jumlah massa dan melanjutkan aksi unjuk rasa apabila tuntutan buruh tidak dikabulkan.
‎
‎“Kalau hari ini tidak ada kesepakatan atau komitmen dari manajemen, aksi akan terus berlanjut. Jumlah massa pasti akan kami tambah,” pungkasnya.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Yongstar belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan para buruh tersebut.
‎
‎“Kami dari gabungan Tim Pengamanan Polsek Sukabumi Utara dan Polres Sukabumi Kota melakukan pengamanan aksi unjuk rasa ini. Tuntutan para buruh adalah meminta adanya negosiasi terhadap karyawan yang masa kontraknya habis agar dapat diperpanjang. Kami berharap aksi berjalan aman dan tidak terjadi tindakan anarkis,” ujar AKP Damar Gunawan.
‎
‎Ia menambahkan, untuk menjaga kondusivitas di lokasi aksi, pihak kepolisian menurunkan sekitar 150 personel pengamanan.
‎
‎“Berdasarkan informasi yang kami terima, diperkirakan ada sekitar 300 karyawan yang masa kontraknya akan segera berakhir,” tambahnya.

Baca Juga :  ‎Musrenbang 2026 Kecamatan Jampangtengah Fokus Prioritaskan Infrastruktur untuk RKPD 2027

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  RAPAT DINAS, BUPATI INTRUKSIKAN FOKUS PADA PROGRAM PRIORITAS DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan
Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Minggu, 27 September 2026 - 06:54 WIB

IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga

Selasa, 22 September 2026 - 14:55 WIB

Supremasi Beri Waktu Tiga Hari, Disdik Sukabumi Janji Tindak Lanjut Evaluasi Pendidikan

Berita Terbaru