JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi merilis laporan harian kejadian bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/2/2026) pukul 20.30 WIB. Sejumlah peristiwa tercatat terjadi di Kecamatan Bantargadung, Nagrak dan Waluran akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
Laporan tersebut disampaikan kepada Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur TNI-Polri serta perangkat daerah terkait
Pergeseran tanah terjadi di Kampung Cijambe RT 005 RW 007, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung. Peristiwa ini berlangsung sejak Minggu hingga Rabu (22–25 Februari 2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang turun secara terus-menerus mengakibatkan tanah bergerak dan memicu retakan pada dinding serta lantai rumah warga.
Data sementara mencatat 10 kepala keluarga terdampak dengan kategori rusak ringan, di antaranya Diding S (63), Linda Farida (50), Tatang (62), Ade Elly Saputra (28), Iis Aisah (52), Muhamad Buhori (25), Solihin (76), Kamaludin (53), Eha (55), dan Jajang (56).
Petugas melakukan pemantauan sejak Senin hingga Rabu, dan dilaporkan retakan pada bangunan terus bertambah luas
Di Kecamatan Nagrak, tepatnya di Kampung Cibuluh RT 02 RW 01, Desa Cihanyawar, angin kencang yang terjadi pada Selasa (24/2/2026) menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah milik Ibu Sari (1 KK, 2 jiwa).
Akibat kejadian tersebut, bagian atap rumah mengalami kerusakan sedang. Tim melakukan evakuasi pada Rabu (25/2/2026) mulai pukul 08.00 WIB dan penanganan selesai pukul 11.30 WIB dalam kondisi aman dan lancar.
Sementara itu di Kampung Sukasirna RT 002 RW 001, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (24/2/2026) pukul 02.30 WIB menyebabkan lima lembar asbes atap rumah milik Bapak Ata terlepas dan terbang tertiup angin.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material sedang dalam pendataan.
Berdasarkan pemantauan Pusdalops PB, kondisi cuaca di Kabupaten Sukabumi saat ini berawan dengan suhu 23°C, arah angin dari utara, kecepatan 1 km/jam dan kelembaban 89 persen.
Petugas terus melakukan pemantauan wilayah melalui WAG P2BK se-Kabupaten Sukabumi, media sosial, frekuensi Radio Ratel I 164.365 link Perbawati, serta aplikasi InaRisk, InaSafe dan InaWare BNPB.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi mengingat intensitas hujan yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.















