JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Menjelang pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Lomba Minat Bakat Olahraga Siswa (LMBOS) tingkat Kabupaten Sukabumi yang akan digelar pada 20–21 Mei 2026, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (KKG PJOK) menggelar rapat persiapan berupa technical meeting.
Kegiatan tersebut berlangsung di SDN 1 Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/05/2026), dan diikuti oleh perwakilan KKG PJOK dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.
Ketua Pelaksana O2SN, Omay Komarudin, menjelaskan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi seluruh panitia dan peserta, khususnya terkait petunjuk teknis (juknis) dan mekanisme perlombaan.
“Fokus hari ini adalah technical meeting seluruh cabang O2SN dan LMBOS sebagai persiapan pelaksanaan pada tanggal 20 sampai 21 Mei,” ujarnya kepada awak media.
Ia menegaskan, kesepakatan teknis menjadi hal krusial agar setiap pertandingan berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan. Dengan adanya penyamaan persepsi, diharapkan tidak terjadi kendala saat pelaksanaan nanti.
“Yang kami tekankan adalah penyamaan teknik dan juknis di masing-masing cabang olahraga agar semua berjalan tertib dan lancar,” tambahnya.
Untuk pelaksanaan, panitia telah menetapkan sejumlah venue yang tersebar di beberapa titik. Cabang O2SN seperti senam artistik dan pencak silat akan berlangsung di GOR Cisaat, sementara renang digelar di Hotel Agusta.
Adapun cabang LMBOS juga tersebar di wilayah Cikembar dan sekitarnya, di antaranya sepak takraw di GOR Jidung, catur di SDIT, sepak bola di Lapang Cikembar, bola voli di SBI, serta bulu tangkis di Armed.
“Venue memang dibagi sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga,” jelas Omay.
Sementara itu, seremoni pembukaan akan dipusatkan di satu lokasi guna memastikan efektivitas dan koordinasi kegiatan.
Terkait kesiapan panitia, pihaknya memastikan seluruh unsur pelaksana telah siap menjalankan tugas. Pembagian peran di setiap venue pun telah dilakukan secara matang.
“Panitia sudah siap, semua saling bersinergi dan sudah memiliki tanggung jawab di lokasi masing-masing,” ungkapnya.
Ia berharap ajang ini tidak hanya berjalan sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama baik Kabupaten Sukabumi ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap dari kegiatan ini lahir atlet terbaik yang bisa melaju ke tingkat Jawa Barat bahkan nasional,” harapnya.
Pada tahun ini, total terdapat 11 cabang olahraga yang dipertandingkan. Lima cabang masuk kategori O2SN, yaitu renang, bulu tangkis, atletik, pencak silat, dan senam. Sementara LMBOS menghadirkan cabang tambahan seperti sepak bola, sepak takraw, catur, dan bola voli.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua KKG PJOK Kabupaten Sukabumi, Asep Sukmara, bersama seluruh jajaran panitia demi menyukseskan ajang olahraga pelajar tingkat kabupaten tersebut.















