JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Ratusan perwakilan Ketua RT dan RW se-Kota Sukabumi mendatangi gedung DPRD Kota Sukabumi untuk menyampaikan aspirasi mereka dalam audiensi terbuka yang digelar di ruang rapat paripurna, Rabu (20/05/2025).
Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan RT/RW secara tegas mendesak agar Wali Kota Sukabumi diturunkan dari jabatannya apabila tidak mampu merealisasikan berbagai tuntutan yang selama ini mereka suarakan.
Aspirasi tersebut mencuat sebagai bentuk kekecewaan terhadap sejumlah program dan kebijakan yang dinilai belum berjalan optimal. Bahkan, mereka mengibaratkan kondisi saat ini berpotensi menjadi “Pati Jilid II” apabila tuntutan tidak segera ditindaklanjuti, merujuk pada gejolak sosial yang pernah terjadi di daerah lain.

Adapun beberapa poin tuntutan yang disampaikan dalam audiensi tersebut di antaranya:
Mempertahankan Program P2RW
Ketepatan waktu pencairan insentif RT/RW
Evaluasi penggunaan dana kelurahan
Realisasi dana abadi sebesar Rp10 juta per RT
Para peserta audiensi berharap DPRD dapat menjalankan fungsinya sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat, khususnya RT/RW, dengan Pemerintah Kota Sukabumi. Selain itu, mereka juga menuntut adanya komitmen dan konsistensi dari Wali Kota terhadap janji-janji yang pernah disampaikan kepada masyarakat.
Audiensi berlangsung dengan penyampaian aspirasi secara terbuka dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait guna menjaga stabilitas serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.















