JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, merealisasikan penyaluran insentif bagi para ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penyaluran insentif tersebut berlangsung di Aula Desa Tanjungsari, Selasa (8/9/2026). Kegiatan dihadiri Kepala Desa Tanjungsari, Ketua BPD, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta unsur kelembagaan desa.
Ketua BPD Desa Tanjungsari, Abdul Kohar, mengatakan insentif yang disalurkan merupakan hak para ketua RT dan RW untuk periode empat bulan, yakni Januari, Februari, Maret dan April 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah hari ini penyaluran insentif untuk empat bulan, Januari, Februari, Maret dan April tahun 2026, sudah direalisasikan kepada seluruh RT dan RW yang ada di wilayah Desa Tanjungsari,” ujar Abdul Kohar.
Ia menjelaskan, penerima insentif terdiri dari 54 ketua RT dan 12 ketua RW. Seluruh proses penyaluran berjalan dengan lancar.
Menurutnya, insentif tersebut bersumber dari Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026. Selain digunakan untuk mendukung insentif RT dan RW, Dana Desa Tahap I juga dialokasikan untuk sejumlah pembangunan infrastruktur di Desa Tanjungsari.
Di antaranya pelebaran jalan desa serta perbaikan jembatan gantung Cikengsir-Cogarung yang menjadi akses penghubung antarwilayah desa.

Abdul Kohar berharap masyarakat turut menjaga dan merawat berbagai hasil pembangunan yang telah direalisasikan pemerintah desa.
Terlebih, memasuki musim penghujan, masyarakat di sekitar lokasi pembangunan diimbau memperhatikan kondisi saluran air dan parit agar tidak tersumbat.
“Terutama menjelang musim hujan, saluran air dan parit-parit harus dirawat. Kalau ada yang perlu diperbaiki, mari dilakukan secara gotong royong supaya hasil pembangunan bisa awet dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” katanya.
Selain itu, para ketua RT dan RW diharapkan terus berperan aktif membantu pemerintah desa dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama musim kemarau.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan karena dapat memicu kebakaran dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun keselamatan warga.
“Kita tekankan kepada masyarakat jangan sampai melakukan bakar-bakar lahan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.
Dengan adanya dukungan RT dan RW serta partisipasi masyarakat, Pemdes Tanjungsari berharap pelayanan pemerintahan, pembangunan infrastruktur dan program desa dapat berjalan semakin optimal serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.















