Warga Tenjojaya Geram: Tanaman Rusak, Pihak Perusahaan Belum Beri Konfirmasi

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jabarinside.com |Sukabumi — Puluhan warga Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendatangi kantor desa untuk meminta kejelasan terkait aktivitas yang dilakukan PT Bukerindo (atau disebut juga PT Bunga Rindu) di lahan yang status hukumnya masih belum jelas. Warga menilai, sejumlah tanaman mereka rusak akibat aktivitas perusahaan tersebut.

Kepala Desa Tenjojaya, Jamaludin Aziz, mengakui pihaknya hingga kini belum menerima konfirmasi resmi dari perusahaan terkait legalitas dan tujuan kegiatan di lahan tersebut.

“Sampai hari ini kami belum mendapat informasi atau konfirmasi dari pihak perusahaan. Jadi kami belum bisa menyampaikan pernyataan apa pun,” ujar Jamaludin saat ditemui di kantornya, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, lahan yang saat ini digarap perusahaan tersebut pernah menjadi objek perkara hukum dan sempat ditandai oleh pihak kejaksaan. “Waktu itu pihak Kejati tidak melarang warga untuk bertani, asal sama-sama menjaga. Jadi selama ini warga memanfaatkan lahan itu untuk bercocok tanam,” jelasnya.

Namun, warga mengeluhkan banyak tanaman mereka yang rusak akibat aktivitas penggalian tanah di lokasi itu. Berdasarkan keterangan warga, tanaman yang rusak di antaranya pohon pisang, singkong, terong, dan berbagai sayuran lainnya.Salah satu warga sekaligus koordinator masyarakat, Dodi, menuturkan bahwa warga sudah berulang kali mencoba mencari penjelasan dari pihak perusahaan, namun tidak kunjung mendapat tanggapan.

Baca Juga :  Buron 3 Bulan, DPO Kasus Penganiayaan Perias Pengantin di Sukabumi Ditangkap Polisi

“Kami berharap perusahaan bisa bersikap baik dan memberikan kejelasan. Kalau memang mau beraktivitas, harus jelas dulu status hukumnya,” tegas Dodi.

Dodi juga mengingatkan bahwa sejak tahun 2013 dirinya telah mengawal kasus jual beli tanah yang diduga terkait dengan status sitaan kejaksaan tersebut. Menurutnya, aktivitas yang dilakukan perusahaan di lahan tersebut ilegal dan tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Baca Juga :  ‎Mini Bus Bogoran Tabrak Pajero di Cibadak Sukabumi, Diduga Saat Menyalip

“Sudah banyak warga yang datang ke kantor desa karena geram. Tanaman mereka rusak, janji ganti rugi tidak jelas, dilempar sana-sini. Makanya kami datang agar difasilitasi oleh pihak desa,” tambahnya.

Kepala Desa Tenjojaya berharap permasalahan ini segera mendapat tanggapan resmi dari manajemen perusahaan agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

“Kami berharap semuanya bisa selesai secara baik, damai, dan tidak ada permasalahan ke depannya,” tutup Jamaludin Aziz.

Berita Terkait

Tragedi Sawah di Jampang Kulon Berujung Jerat Hukum, Tujuh Warga Desa Cikaranggeusan Menanti Belas Kasih Keadilan
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol. Raydian Kokrosono: 95 Ribu Buruh Siap Bergerak ke Jakarta, Pengamanan May Day Dimaksimalkan
Kemenhaj Sukabumi Matangkan Persiapan Haji 2026, Keberangkatan Dipusatkan di Gedung PLHUT
Jalan Karangtengah–Nagrak Rusak Parah Dihantam Truk Proyek Tol, Warga: “Jangan Tunggu Korban Bertambah”
Disdik Kabupaten Sukabumi Seleksi Ketat Beasiswa Tahfidz 2026, 76 Siswa SD Perebutkan 26 Kuota
‎“Tanda Tangan dari Orang yang Telah Tiada” Gegerkan Sengketa Lahan di Kota Sukabumi
‎Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Kabur, JPU Dinilai Kriminalisasi Kasus dr. Silvi Apriani‎
‎Listrik Padam di Cibadak dan Perumahan Taman Bolo, Warga Mengeluh Aktivitas Terganggu‎
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:53 WIB

Tragedi Sawah di Jampang Kulon Berujung Jerat Hukum, Tujuh Warga Desa Cikaranggeusan Menanti Belas Kasih Keadilan

Kamis, 30 April 2026 - 19:09 WIB

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol. Raydian Kokrosono: 95 Ribu Buruh Siap Bergerak ke Jakarta, Pengamanan May Day Dimaksimalkan

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WIB

Kemenhaj Sukabumi Matangkan Persiapan Haji 2026, Keberangkatan Dipusatkan di Gedung PLHUT

Kamis, 30 April 2026 - 12:34 WIB

Jalan Karangtengah–Nagrak Rusak Parah Dihantam Truk Proyek Tol, Warga: “Jangan Tunggu Korban Bertambah”

Kamis, 30 April 2026 - 09:49 WIB

Disdik Kabupaten Sukabumi Seleksi Ketat Beasiswa Tahfidz 2026, 76 Siswa SD Perebutkan 26 Kuota

Kamis, 30 April 2026 - 07:52 WIB

‎“Tanda Tangan dari Orang yang Telah Tiada” Gegerkan Sengketa Lahan di Kota Sukabumi

Rabu, 29 April 2026 - 19:11 WIB

‎Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Kabur, JPU Dinilai Kriminalisasi Kasus dr. Silvi Apriani‎

Rabu, 29 April 2026 - 18:55 WIB

‎Listrik Padam di Cibadak dan Perumahan Taman Bolo, Warga Mengeluh Aktivitas Terganggu‎

Berita Terbaru