JABARINSIDE.COM | KOTA SUKABUMI – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, kembali menggelar bakti sosial pengobatan gratis di Daerah Pemilihan Jawa Barat IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi), Rabu (4/3/2026).
Kegiatan kali ini dipusatkan di Terminal Sukabumi, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Ratusan warga tampak antusias mengikuti layanan pemeriksaan dan pengobatan tanpa dipungut biaya tersebut.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi dengan menjangkau delapan titik lokasi pengobatan.
Kehadiran dr Ribka di lokasi acara disambut jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi yang dipimpin Iwan Adhar Ridwan atau yang akrab disapa Bah Uwo, beserta pengurus dan anggota Fraksi PDI Perjuangan Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Iwan Adhar Ridwan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian dr Ribka terhadap masyarakat Sukabumi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Ibu dr Ribka Tjiptaning. Semoga masyarakat yang hari ini berobat diberikan kesembuhan dan kesehatan,” ujarnya
Berdasarkan pantauan di lapangan, lebih dari 200 warga mengikuti pengobatan gratis tersebut. Selain mendapatkan layanan kesehatan, warga juga menerima takjil untuk berbuka puasa.
Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan sebelum layanan medis dimulai. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi, serta pemberian obat sesuai kebutuhan pasien
Dalam sambutannya, dr Ribka Tjiptaning menyampaikan salam dan pesan dari Megawati Soekarnoputri kepada seluruh peserta kegiatan.
Ia menegaskan bahwa hak atas kesehatan adalah hak konstitusional setiap warga negara yang harus dimanfaatkan dengan baik.
“Hak kesehatan berlaku bagi semua warga negara. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena tidak memahami haknya,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, dr Ribka juga mensosialisasikan program BPJS Kesehatan, khususnya terkait peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran).
Ia menjelaskan, sekitar 11 juta peserta BPJS PBI yang sebelumnya tidak aktif akan kembali diaktifkan melalui proses reaktivasi. Kebijakan tersebut, menurutnya, merupakan hasil dorongan Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI bersama pemerintah melalui rapat kerja gabungan.
“Kami mendorong agar masyarakat kecil tetap terlindungi jaminan kesehatannya. Jangan sampai ada yang sakit tapi tidak bisa berobat karena kepesertaannya tidak aktif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, dr Ribka berharap kehadiran partai tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga nyata dirasakan masyarakat melalui pelayanan langsung di bidang kesehatan.















