JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cikembar mendirikan posko pelayanan Masjid Ramah Pemudik di Masjid Abdullah Bin Mas’ud, Desa/Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jumat (13/3/2026).
Pendirian posko ini merupakan bagian dari program Kementerian Agama Republik Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadan sekaligus menghadapi arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui program tersebut, KUA Kecamatan Cikembar turut berpartisipasi menghadirkan layanan bagi masyarakat dengan menjadikan masjid sebagai pusat pelayanan umat serta tempat singgah yang nyaman bagi para musafir.
Kepala KUA Kecamatan Cikembar, H. Nandang Supriatna, mengatakan bahwa program Masjid Ramah Pemudik dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini dilaksanakan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Kementerian Agama mengimbau seluruh DKM, khususnya yang berada di jalur protokol, agar memberikan pelayanan bagi saudara-saudara kita yang melakukan perjalanan mudik,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, di Kabupaten Sukabumi sendiri terdapat 11 titik lokasi masjid yang dijadikan sebagai pusat layanan Masjid Ramah Pemudik, dan salah satunya berada di Kecamatan Cikembar.
Ia menjelaskan, Kecamatan Cikembar merupakan wilayah perbatasan yang menjadi jalur penghubung antara Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi menuju wilayah selatan.
“Jalur ini cukup strategis karena menjadi akses bagi pemudik yang menuju wilayah Pelabuhanratu, Simpenan, Cikakak, hingga ke daerah selatan seperti Surade, Jampangkulon, Ujunggenteng, Ciemas, hingga perbatasan Bayah, Banten. Ada sekitar 10 sampai 15 kecamatan yang dilalui pemudik melalui jalur ini,” jelasnya.
Dengan adanya posko tersebut, para pemudik yang melintas di jalur protokol Cikembar diharapkan dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
“Kalau merasa lelah, mengantuk, atau butuh beristirahat, silakan singgah di Masjid Abdullah Bin Mas’ud. Di sini tersedia tempat istirahat, area parkir yang cukup luas hingga sekitar 50 kendaraan, serta fasilitas mandi dan tempat ibadah,” tambahnya.
Selain itu, pihak pengurus masjid juga menyiapkan layanan sederhana bagi pemudik, termasuk takjil atau makanan ringan untuk berbuka puasa.
Pelaksanaan posko Masjid Ramah Pemudik ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari KUA Kecamatan Cikembar, pengurus DKM masjid, lembaga keagamaan, hingga satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama seperti MI, MTs, dan MA. Dukungan juga datang dari organisasi mitra serta anggota Pramuka yang turut membantu dalam pelayanan kepada para pemudik.
“Alhamdulillah kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Semoga keberadaan posko ini bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik yang melintas di jalur Cikembar,” pungkas Nandang.















