‎Viral Permintaan Keluarga Korban, Video Kecelakaan di Depan Samsat Cibadak Diminta Dihapus‎

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JABARINSIDE.COM | Sukabumi — Sebuah unggahan di media sosial memicu perhatian publik setelah keluarga korban kecelakaan di depan Samsat Cibadak memohon agar video kejadian yang beredar luas segera dihapus.
‎
‎Dalam unggahan yang beredar di grup Facebook “Sukabumi Facebook”, seorang anggota keluarga korban yang diketahui bernama Oktavianti Aniisa Oktavianti menyampaikan permintaan secara langsung kepada para pengguna media sosial.
‎
‎Ia mengaku sebagai keluarga dari korban (almarhumah) dan meminta dengan sangat agar seluruh video kecelakaan yang telah diposting, khususnya yang ditampilkan tanpa sensor, segera dihapus.
‎
‎“Kami selaku keluarga yang sedang berduka merasa sangat terpukul melihat video beredar luas tanpa sensor,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Baca Juga :  ‎Ketua Umum OISCA Indonesia Tutup Training Utama Angkatan 40 dan OJLC Angkatan 6 di Cikembar‎

Permintaan itu disampaikan karena video yang beredar dinilai memperparah kondisi psikologis keluarga yang tengah berduka, serta dianggap tidak menghormati privasi korban.
‎
‎Hingga kini, video kecelakaan tersebut masih beredar di sejumlah platform media sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet. Banyak di antaranya mendukung permintaan keluarga dan mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menyebarkan konten, terutama yang mengandung unsur sensitif.
‎
‎Secara etika dan hukum, penyebaran video korban kecelakaan tanpa izin—terlebih tanpa penyensoran—dapat dianggap melanggar privasi serta berpotensi tersangkut aturan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
‎
‎Masyarakat pun diharapkan menunjukkan empati dengan tidak menjadikan musibah sebagai tontonan, serta segera menghapus dan tidak lagi menyebarluaskan video tersebut.
‎
‎
‎

Baca Juga :  Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan Petugas Perlintasan Kereta Api di Leuwigoong Garut

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Susi Pudjiastuti Sempat Menolak, Kini Resmi Jadi Komisaris Utama Independen Bank BJB

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan
Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern

Berita Terbaru