JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Dugaan praktik kecurangan dalam penjualan ikan mencuat di kawasan wisata Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Sorotan kali ini tertuju pada pedagang asongan yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.
Kasus ini mencuat setelah akun Facebook Syamilekyou mengungkapkan keluhannya dalam unggahan pada Minggu (5/04/2026). Dalam postingannya, ia mengaku mengalami kerugian setelah membeli ikan dengan berat yang tidak sesuai.
Ia menyebut telah membeli ikan seberat 2 kilogram, namun setelah ditimbang ulang di rumah, beratnya hanya sekitar 1 kilogram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya Beli 2 kilo ikan, sampai rumah cuma 1 kilo. Ini sangat merugikan, apalagi bagi pembeli dari jauh seperti saya,” tulisnya.
Unggahan tersebut pun langsung mendapat perhatian warganet dan memicu kekhawatiran terkait kejujuran oknum pedagang di kawasan tersebut.
Pelabuhan Ratu dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sukabumi. Banyak pengunjung yang membeli ikan segar sebagai oleh-oleh. Namun, jika dugaan praktik curang ini terus terjadi, kepercayaan wisatawan dikhawatirkan akan menurun.
Keberadaan pedagang asongan di luar area pasar resmi dinilai menjadi titik lemah pengawasan, karena aktivitas mereka cenderung tidak terpantau secara maksimal oleh petugas.
Masyarakat menilai perlu adanya langkah tegas dari pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan dan Satpol PP untuk melakukan penertiban serta pengawasan terhadap pedagang asongan.
Selain itu, pengujian dan tera ulang alat timbang (UTTP) harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya di dalam pasar, tetapi juga di area luar yang menjadi lokasi transaksi.
Jika terbukti terjadi kecurangan, sanksi tegas dinilai perlu diberikan guna memberikan efek jera
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat membeli, terutama dari pedagang di pinggir jalan. Pembeli disarankan memastikan proses penimbangan dilakukan secara transparan atau melakukan penimbangan ulang sebagai bentuk antisipasi.
Kasus ini menjadi perhatian serius agar tidak merusak kepercayaan publik serta citra kawasan wisata Pelabuhan Ratu di mata pengunjung.















