‎‎Longsor dan Banjir Terjang Jampangtengah Sukabumi, Jembatan Putus dan Akses Warga Lumpuh

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Bencana longsor dan banjir melanda wilayah Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (19/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana yang berdampak pada infrastruktur dan lahan pertanian warga.

‎Berdasarkan laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, salah satu dampak paling signifikan adalah putusnya jembatan permanen di Kampung Bojongwaru, Desa Bojongjengkol. Jembatan dengan panjang sekitar 4 meter dan lebar 2,5 meter tersebut merupakan akses vital warga.

‎Akibatnya, mobilitas masyarakat terpaksa dialihkan melalui jalur alternatif di Kampung Cisampih dengan jarak tempuh lebih jauh sekitar 1 kilometer.

‎Tak hanya itu, longsor juga terjadi di jalan desa penghubung antara Kampung Cijaha dan Kampung Bantarpanjang. Material longsoran menutup akses jalan di tiga titik dengan total panjang sekitar 30 meter, lebar 2 meter, dan tinggi mencapai 10 meter. Kondisi ini menyebabkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

‎Di sektor pertanian, banjir turut merusak sekitar 10 hektare lahan sawah yang tersebar di lima kedusunan, yakni Dusun Cijaha, Bantarpanjang, Pamoyanan, Ciomas, dan Mariuk.

‎Beruntung, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.

‎Hingga saat ini, kondisi di lokasi bencana masih belum mendapatkan penanganan lebih lanjut. Cuaca di wilayah tersebut dilaporkan sudah berangsur membaik dengan kondisi cerah berawan.

‎P2BK Jampangtengah bersama sejumlah unsur terkait seperti Tagana, Polsek, Koramil, serta pemerintah desa setempat telah melakukan koordinasi dan asesmen di lokasi kejadian. Selain itu, warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

‎Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini antara lain pembangunan kembali jembatan yang putus, relokasi jalan terdampak longsor, serta pengerahan alat berat untuk membersihkan material longsoran.

‎P2BK Jampangtengah menegaskan bahwa data yang disampaikan masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.


‎.

Baca Juga :  ‎Jembatan di Desa Sukaresmi Ambruk Diterjang Hujan Deras, Akses Warga Cisaat Terputus

Berita Terkait

Diguyur Hujan Deras, Belasan Kejadian Bencana Terjadi Serentak di Kabupaten Sukabumi
‎Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Puluhan Titik di Kota Sukabumi Terdampak‎
Pemkab Sukabumi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang, Jalur Nasional Palabuhanratu–Banten Kembali Normal
Tebing Longsor Hantam Rumah di Ciambar Sukabumi, Lima Jiwa Mengungsi
Puluhan Hektare Sawah di Sukasirna Cibadak Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen
‎Longsor Tutup Tol Parungkuda KM 72, Arus Dialihkan ke Cigombong‎
Hujan Angin Terjang Cisaat Sukabumi, Gudang Mebel dan Rumah Warga Rusak
‎Banjir Bandang Rendam Sawah Warga di Kabandungan, 2 Hektare Terdampak
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, Belasan Kejadian Bencana Terjadi Serentak di Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:01 WIB

‎Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Puluhan Titik di Kota Sukabumi Terdampak‎

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:27 WIB

Pemkab Sukabumi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang, Jalur Nasional Palabuhanratu–Banten Kembali Normal

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:37 WIB

Tebing Longsor Hantam Rumah di Ciambar Sukabumi, Lima Jiwa Mengungsi

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:32 WIB

Puluhan Hektare Sawah di Sukasirna Cibadak Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:16 WIB

‎Longsor Tutup Tol Parungkuda KM 72, Arus Dialihkan ke Cigombong‎

Selasa, 28 April 2026 - 07:45 WIB

Hujan Angin Terjang Cisaat Sukabumi, Gudang Mebel dan Rumah Warga Rusak

Selasa, 21 April 2026 - 19:59 WIB

‎Banjir Bandang Rendam Sawah Warga di Kabandungan, 2 Hektare Terdampak

Berita Terbaru