Susi Pudjiastuti Sempat Menolak, Kini Resmi Jadi Komisaris Utama Independen Bank BJB

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Penunjukan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Independen Bank BJB rupanya tak berlangsung mulus. Di balik keputusan tersebut, tersimpan fakta menarik bahwa Susi sempat menolak tawaran yang diajukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Namun, pendekatan intens yang dilakukan Dedi Mulyadi akhirnya mampu mengubah pendirian Susi. Ia pun menerima amanah tersebut dan mengaku merasa “terpanggil” untuk turut berkontribusi dalam membenahi bank pembangunan daerah milik Jawa Barat itu.

Baca Juga :  Hari Sumpah Pemuda Ke 97"H Asep Japar Semangat Sumpah Pemuda Harus Terus Dijaga dan Diterjemahkan Dalam Bentuk Kontribusi Nyata Di Era Moderen

Dedi menegaskan, pilihannya terhadap Susi bukan tanpa alasan. Sosok Susi dinilai memiliki integritas tinggi, karakter tegas, serta keberanian dalam mengambil keputusan—kualitas yang dianggap penting untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Bank BJB.

Menariknya, dalam pernyataannya, Dedi sempat menyebut Susi sebagai “Ratu Laut Kidul” yang ganas. Meski bernuansa gurauan, ungkapan tersebut mencerminkan harapan besar terhadap gaya kepemimpinan Susi yang dikenal berani dan tanpa kompromi.

Di sisi lain, restrukturisasi juga terjadi di jajaran direksi. Ayi Surbana resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama, mengisi posisi yang sebelumnya kosong. Kehadiran manajemen baru ini diharapkan membawa perubahan signifikan bagi kinerja Bank BJB ke depan.

Baca Juga :  HKB, BUPATI" KESELAMATAN ADALAH HARGA TERTINGGI JADIKAN KESIAPSIAGAAN BUDAYA SEHARI HARI"

Kini publik menaruh harapan besar pada duet Dedi Mulyadi dan Susi Pudjiastuti. Mampukah keduanya membawa Bank BJB menjadi institusi keuangan yang lebih kuat, transparan, dan berpihak pada masyarakat? Waktu yang akan menjawab.

sumber Subang info

Berita Terkait

‎Eks Kades Karangtengah Divonis 4 Tahun Penjara, Terbukti Selewengkan Dana BLT Desa‎
‎Dana Umat BAZNAS Sukabumi Disorot: Puluhan Miliar Terkumpul, Transparansi Dipertanyakan
‎Ironi di Cibadak: Dekat Kantor Perumda, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih‎
Ketua Mundur, PAC PPP Cikembar Kini Dipimpin Plt
HARI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA, POLRES SUKABUMI DAN FORKOPIMDA GELAR OLAHRAGA BERSAMA
‎KRL Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Sejumlah Penumpang Terjepit‎
‎Remaja 16 Tahun Korban Bom Molotov di Cicurug Jalani Operasi, Kondisi Berangsur Membaik
Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik dan Iklim Investasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:51 WIB

‎Eks Kades Karangtengah Divonis 4 Tahun Penjara, Terbukti Selewengkan Dana BLT Desa‎

Rabu, 29 April 2026 - 09:32 WIB

‎Dana Umat BAZNAS Sukabumi Disorot: Puluhan Miliar Terkumpul, Transparansi Dipertanyakan

Rabu, 29 April 2026 - 09:23 WIB

‎Ironi di Cibadak: Dekat Kantor Perumda, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih‎

Rabu, 29 April 2026 - 09:11 WIB

Susi Pudjiastuti Sempat Menolak, Kini Resmi Jadi Komisaris Utama Independen Bank BJB

Selasa, 28 April 2026 - 21:13 WIB

Ketua Mundur, PAC PPP Cikembar Kini Dipimpin Plt

Selasa, 28 April 2026 - 11:59 WIB

HARI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA, POLRES SUKABUMI DAN FORKOPIMDA GELAR OLAHRAGA BERSAMA

Selasa, 28 April 2026 - 05:48 WIB

‎KRL Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Sejumlah Penumpang Terjepit‎

Selasa, 28 April 2026 - 05:25 WIB

‎Remaja 16 Tahun Korban Bom Molotov di Cicurug Jalani Operasi, Kondisi Berangsur Membaik

Berita Terbaru

Jabar Update

Ketua Mundur, PAC PPP Cikembar Kini Dipimpin Plt

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:13 WIB