Jalan Karangtengah–Nagrak Rusak Parah Dihantam Truk Proyek Tol, Warga: “Jangan Tunggu Korban Bertambah”

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Kerusakan parah terjadi di ruas jalan Karangtengah–Nagrak, Kabupaten Sukabumi, yang diduga kuat akibat tingginya aktivitas kendaraan proyek pembangunan Tol Bocimi Seksi 3. Kondisi jalan kini dipenuhi lubang besar, retakan memanjang, hingga bagian jalan yang mulai ambles dan membahayakan pengendara.

Pantauan warga, setiap hari truk-truk pengangkut material proyek tol melintasi jalur tersebut dengan intensitas tinggi. Tidak sedikit kendaraan berat yang diduga membawa muatan melebihi kapasitas, sehingga mempercepat kerusakan badan jalan kabupaten yang sebenarnya tidak dirancang untuk dilalui kendaraan bertonase besar secara terus-menerus.

Akibatnya, pengguna jalan terutama pengendara roda dua harus ekstra hati-hati saat melintas. Warga setempat mengaku sudah beberapa kali terjadi kecelakaan akibat pengendara terjebak lubang atau kehilangan kendali saat menghindari kerusakan jalan.

“Kalau malam hari sangat berbahaya. Banyak lubang tertutup genangan air, pengendara sering kaget,” ujar salah seorang warga sekitar.

Kondisi ini memicu keluhan masyarakat yang meminta adanya penanganan cepat sebelum kerusakan semakin meluas dan memakan korban lebih banyak.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Dudu Wahyudi, membenarkan bahwa sejumlah ruas jalan terdampak aktivitas proyek Tol Bocimi. Menurutnya, pihak pengelola proyek telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait pemeliharaan jalan sementara.

Baca Juga :  ‎Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Dorong Peningkatan Layanan Lewat Peresmian Sejumlah Infrastruktur Strategis

“Pengelola tol memiliki komitmen untuk melakukan pemeliharaan rutin, seperti tambal sulam aspal maupun perbaikan beton di titik-titik yang rusak,” ujarnya, Rabu (29/04/2026).

Meski demikian, Dudu menjelaskan bahwa perbaikan total baru akan dilakukan setelah pembangunan tol selesai dikerjakan. Ia juga menegaskan bahwa kerusakan jalan akibat aktivitas proyek merupakan tanggung jawab pihak pelaksana pembangunan Tol Bocimi.

Hal tersebut, kata dia, telah tertuang dalam perjanjian resmi antara pemerintah daerah dengan pihak proyek, termasuk kewajiban memperbaiki seluruh ruas jalan terdampak setelah pekerjaan rampung.

Baca Juga :  Jalan Santai Meriahkan Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Cikembar Sukabumi

Namun di tengah proses pembangunan yang masih berjalan, masyarakat berharap ada langkah nyata dan cepat untuk menjamin keselamatan pengguna jalan setiap hari. Warga menilai, penanganan sementara yang dilakukan saat ini belum cukup mengatasi kerusakan yang terus bertambah akibat lalu lalang kendaraan berat proyek.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, persoalan jalan rusak bukan lagi sekadar masalah infrastruktur, tetapi telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat.

Berita Terkait

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:41 WIB

KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru