JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Kapolsek Cibadak, Kompol I. Djubaedi, SH, menggelar pertemuan dengan para ketua kelompok suporter Persib (bobotoh) di Mapolsek Cibadak, Kamis (21/5/2026). Pertemuan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi kerawanan menjelang kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung.
Dalam keterangannya, Kapolsek menyampaikan bahwa kegiatan nobar diprediksi akan menghadirkan massa dalam jumlah besar, sehingga perlu dilakukan langkah preventif guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami mengundang rekan-rekan ketua suporter untuk memberikan edukasi dan imbauan agar pelaksanaan nobar berjalan aman dan lancar,” ujar Djubaedi.

Ia juga mengingatkan agar kegiatan seperti konvoi atau arak-arakan tetap dilakukan secara tertib dan tidak berlebihan. Hal ini berkaca pada insiden kericuhan yang terjadi dua pekan lalu, yang melibatkan oknum suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta (Jakmania).
“Kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyidikan. Kami tidak ingin kejadian serupa terulang kembali,” tegasnya.
Kapolsek menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Sukabumi terkait pengamanan. Nantinya, pengamanan kegiatan nobar akan dilakukan sesuai prosedur dan berdasarkan surat perintah dari Polres.

“Kami berharap semua pihak bisa menahan diri dan mempercayakan penanganan kepada aparat. Ini bagian dari upaya preventif kami agar wilayah Cibadak tetap kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan bobotoh, Ade Abo, menyatakan pihaknya siap mendukung langkah kepolisian. Ia mengaku telah mengimbau seluruh anggota suporter agar tidak melakukan tindakan provokatif atau penyerangan.
“Kami sudah mengingatkan kepada seluruh anggota agar menjaga kondusivitas. Tidak ada aksi-aksi yang merugikan atau menyerang pihak lain. Kita serahkan semuanya kepada aparat,” ujarnya.
Ia berharap ke depan hubungan antar suporter dapat lebih baik dan tidak lagi terjadi gesekan yang merugikan semua pihak.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan nobar Persib di wilayah Cibadak dan Kabupaten Sukabumi dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya insiden yang tidak diinginkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT















