JABARINSIDE.COM | Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan lingkungan kembali ditunjukkan warga RW 05 Kampung Cimenteng, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Secara swadaya, warga melaksanakan perbaikan jalan lingkungan melalui pengecoran (rabat beton) pada Minggu (26/7/2026).
Pembangunan tersebut dibiayai dari dana kas RW yang telah dihimpun sejak beberapa tahun terakhir. Langkah ini diambil karena perbaikan jalan lingkungan belum terakomodasi dalam anggaran Dana Desa.
Ketua RW 05 Kampung Cimenteng, Trisman Sunandar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program kerja semester pertama tahun 2026 yang telah direncanakan sejak awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sejak awal, dana kas lingkungan memang kami alokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan lingkungan. Karena saat ini sudah tidak ada anggaran dari Dana Desa untuk kegiatan tersebut, maka kami melaksanakannya secara mandiri menggunakan kas RW,” ujarnya.
Menurut Trisman, total jalan lingkungan yang menjadi perhatian mencapai sekitar 1.300 meter. Selama empat hingga lima tahun terakhir, perawatan jalan juga dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan dana lingkungan.
“Selama ini kami hanya melakukan rehabilitasi atau perbaikan secara bertahap menggunakan dana kas lingkungan. Alhamdulillah, semangat gotong royong masyarakat masih tetap terjaga hingga sekarang,” katanya.
Ia menegaskan, pelaksanaan pembangunan tidak membebankan biaya kepada warga. Seluruh pembiayaan berasal dari sumber pendapatan kas RW yang dikelola secara transparan.
“Harapan kami, dana yang berhasil dikumpulkan bisa kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas warga menjadi lebih lancar dan tentu diharapkan dapat mendukung peningkatan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Trisman menjelaskan, pengelolaan kas RW dibagi ke dalam lima pos anggaran, yaitu pembangunan fisik, bantuan sosial, operasional, kas pemuda, dan dana cadangan. Menurutnya, pembagian tersebut dilakukan agar pengelolaan keuangan lingkungan berjalan lebih tertib dan seluruh kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi.
Pembangunan jalan secara swadaya ini menjadi contoh nyata bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan dan pengelolaan kas lingkungan yang baik, warga mampu menghadirkan pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya tanpa harus sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.















