Staf Administrasi RSUD dr Soekardjo Diduga Hina Pasien BPJS, Manajemen Tegaskan Proses Penanganan Berjalan

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

poto istimewa

TASIKMALAYA – Dugaan penghinaan terhadap seorang pasien BPJS Kesehatan yang menyeret nama RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya masih menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut memicu berbagai tanggapan setelah unggahan yang diduga dibuat oleh salah seorang pegawai rumah sakit beredar luas di media sosial.

Direktur Utama RSUD dr Soekardjo, dr. Budi Tirmadi, menyampaikan kekecewaannya atas kejadian tersebut. Menurutnya, tindakan yang diduga dilakukan oleh seorang staf administrasi telah berdampak pada citra rumah sakit yang selama ini berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, akun media sosial yang menjadi sorotan bukan milik dokter maupun tenaga kesehatan, melainkan diduga milik seorang staf administrasi berstatus PPPK paruh waktu.

Manajemen RSUD juga menyatakan bahwa almarhum Yurizal Tri Chaerawan tidak tercatat sebagai pasien yang pernah menjalani perawatan di RSUD dr Soekardjo. Namun, karena yang bersangkutan merupakan pegawai rumah sakit, persoalan tersebut ikut menyeret nama institusi ke ruang publik.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Cirampo Kembali Bisa Dilalui Warga

Sebagai tindak lanjut, pihak rumah sakit telah melakukan pemeriksaan internal. Proses penegakan disiplin selanjutnya diserahkan kepada BKPSDM dan Inspektorat Kota Tasikmalaya sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta agar penanganan kasus dilakukan secara profesional dan sanksi diberikan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran.

Baca Juga :  DPC Diaga Muda Indonesia Gelar Aksi, Desak Copot Kadis Kesehatan Sukabumi

Kasus ini menjadi pengingat bahwa etika dalam menggunakan media sosial merupakan tanggung jawab setiap individu, khususnya aparatur dan pegawai di lingkungan pelayanan publik. Aktivitas di ruang digital dapat berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tempat seseorang bekerja.

Berita Terkait

Once Mekel Guncang Lapang Sekarwangi, Ribuan Kader dan Warga Sukabumi Larut Bernyanyi
Tata Kelola Haji Berubah, IPHI Sukabumi Sosialisasikan Peran Kementerian Haji dan Umrah
‎Trayek 02 Keberatan Penataan Operasional di Terminal Cicurug, Soroti Dampak bagi Penumpang
Wamendikdasmen: Kabupaten Sukabumi Masih Miliki Sekitar 56 Ribu Anak Tidak Sekolah
Polemik Trayek 02 dan 09 di Terminal Cicurug Belum Usai, Dishub Minta Sopir Tahan Diri Sambil Tunggu Keputusan Provinsi
‎Monitoring BPNT, TKSK Cikembar Temukan Lansia Sakit Menahun yang Hidup Berdua dengan Suami
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sukabumi Perkuat Layanan Terpadu untuk Calon Jemaah Haji 2027
‎Pembangunan Diduga Belum Berizin di Cibadak Disidak Satpol PP, Aktivitas Dihentikan Sementara‎
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Once Mekel Guncang Lapang Sekarwangi, Ribuan Kader dan Warga Sukabumi Larut Bernyanyi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Tata Kelola Haji Berubah, IPHI Sukabumi Sosialisasikan Peran Kementerian Haji dan Umrah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Staf Administrasi RSUD dr Soekardjo Diduga Hina Pasien BPJS, Manajemen Tegaskan Proses Penanganan Berjalan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:07 WIB

‎Trayek 02 Keberatan Penataan Operasional di Terminal Cicurug, Soroti Dampak bagi Penumpang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Wamendikdasmen: Kabupaten Sukabumi Masih Miliki Sekitar 56 Ribu Anak Tidak Sekolah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Polemik Trayek 02 dan 09 di Terminal Cicurug Belum Usai, Dishub Minta Sopir Tahan Diri Sambil Tunggu Keputusan Provinsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:48 WIB

‎Monitoring BPNT, TKSK Cikembar Temukan Lansia Sakit Menahun yang Hidup Berdua dengan Suami

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sukabumi Perkuat Layanan Terpadu untuk Calon Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru