‎‎Camat Gunungguruh Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Lahan Hingga Tingkat RT/RW‎

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM |KABUPATEN SUKABUMI,  – Memasuki puncak musim kemarau, Pemerintah Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran lahan dan permukiman dengan menyosialisasikan Surat Edaran Bupati Sukabumi kepada seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat RT dan RW.

‎Camat Gunungguruh, Kusyana, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti arahan Bupati Sukabumi dengan menyampaikan surat edaran tersebut kepada seluruh pemerintah desa serta para pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Gunungguruh.

‎”Kami menindaklanjuti surat edaran dari Bapak Bupati. Imbauan tersebut kami sampaikan kepada seluruh desa dan stakeholder terkait, kemudian diteruskan hingga tingkat RT dan RW agar diketahui oleh masyarakat,” ujar Kusyana saat ditemui di Kantor Kecamatan Gunungguruh, Jumat (7/8/2026).

‎Selain menyebarluaskan surat edaran, pemerintah kecamatan juga menginstruksikan pemerintah desa memasang pamflet berisi imbauan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran di sejumlah lokasi strategis, seperti pos ronda dan tempat-tempat yang mudah dilihat masyarakat.

‎”Kami menugaskan desa untuk menyebarkan informasi sampai ke setiap RT dan RW. Pamflet juga dipasang di pos ronda dan titik-titik yang mudah terlihat agar masyarakat semakin waspada,” katanya.

‎Menurut Kusyana, Kecamatan Gunungguruh memiliki sejumlah kawasan perbukitan dan lahan yang cukup rawan mengalami kebakaran saat musim kemarau. Karena itu, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Hanguskan Warung Kelontong dan Pom Mini di Cicurug, 5 Motor Ikut Terbakar

‎Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi memicu kebakaran yang meluas, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.

‎”Kami mengajak masyarakat menjaga lahannya masing-masing dan tidak menyalakan api sembarangan. Minimal kita bersama-sama menjaga lingkungan dan hutan agar tidak terjadi kebakaran,” tegasnya.

‎Kusyana juga mengingatkan para pemilik lahan, termasuk investor yang memiliki aset di wilayah Gunungguruh, agar turut menjaga lahannya selama musim kemarau dan memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran

‎Terkait dugaan adanya oknum yang sengaja membakar lahan, Kusyana menegaskan bahwa penanganan aspek hukum merupakan kewenangan aparat penegak hukum. Sementara itu, pemerintah kecamatan lebih memprioritaskan langkah edukasi dan pencegahan.

Baca Juga :  Bongkar Gas Elpigi Oplosan, Polres Sukabumi Kota Dihiasi Apresiasi Penyalur Migas

‎”Kalau ada unsur pelanggaran hukum tentu itu menjadi kewenangan aparat. Kami di kecamatan lebih mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sesuai dengan surat edaran Bupati,” jelasnya

‎Ia menambahkan, setiap kegiatan masyarakat yang berpotensi menggunakan api di area terbuka sebaiknya terlebih dahulu dikoordinasikan dengan ketua RT, RW, pemerintah desa, tokoh masyarakat, maupun tokoh agama agar dapat dilakukan pengawasan bersama.

‎”Kami berharap seluruh masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan kejadian kebakaran lahan maupun permukiman dapat dicegah sejak dini,” pungkas Kusyana.


Berita Terkait

‎Rumah Warga di Gunungguruh Sukabumi Terbakar Diduga Akibat Tungku Api, Kerugian Ditaksir Rp25 Juta
‎Rumah Milik Penyandang Disabilitas di Sagaranten Ludes Terbakar, Pemilik Berhasil Diselamatkan Warga‎
70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
‎Kebakaran Hebat Landa Kasepuhan Ciptamulya Cisolok, Sejumlah Rumah Dilaporkan Hangus‎
‎Lahan Alang-alang Seluas 1.000 Meter Persegi Terbakar di Warungkiara, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah‎
Pria Alami Luka Bakar Saat Warung di Parungkuda Dilalap Api, Damkar Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
Gudang Sarpras RSUD Sekarwangi Dilalap Api, Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran, Pelayanan Pasien Tetap Normal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:47 WIB

‎‎Camat Gunungguruh Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Lahan Hingga Tingkat RT/RW‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:18 WIB

‎Rumah Warga di Gunungguruh Sukabumi Terbakar Diduga Akibat Tungku Api, Kerugian Ditaksir Rp25 Juta

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

‎Rumah Milik Penyandang Disabilitas di Sagaranten Ludes Terbakar, Pemilik Berhasil Diselamatkan Warga‎

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:48 WIB

‎Kebakaran Hebat Landa Kasepuhan Ciptamulya Cisolok, Sejumlah Rumah Dilaporkan Hangus‎

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:37 WIB

‎Lahan Alang-alang Seluas 1.000 Meter Persegi Terbakar di Warungkiara, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:11 WIB

Pria Alami Luka Bakar Saat Warung di Parungkuda Dilalap Api, Damkar Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Berita Terbaru