Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin memimpin peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Gantung Leuwi Dinding di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026).

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut yang bersinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan dalam memulihkan akses transportasi masyarakat yang terdampak bencana.

Jembatan Leuwi Dinding memiliki peran vital sebagai penghubung akses antardesa sekaligus menunjang mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan dan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakasal Laksamana Madya TNI Edwin mengatakan, pembangunan kembali Jembatan Leuwi Dinding bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi bagian penting dari upaya memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak bencana.

“Atas nama TNI Angkatan Laut, saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersinergi untuk mewujudkan kegiatan yang membanggakan ini,” ujar Edwin.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Sambut Baik Lima Fokus Pembangunan Wujudkan Jawa Barat Istimewa

Menurutnya, Jembatan Leuwi Dinding memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu penghubung wilayah yang aksesnya terganggu setelah jembatan sebelumnya terputus akibat banjir Sungai Cimandiri pada akhir Desember 2025.

“Jembatan Leuwi Dinding bukan hanya bangunan fisik. Jembatan ini adalah urat nadi kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Putusnya akses tersebut berdampak terhadap mobilitas dan konektivitas masyarakat di wilayah Jampangtengah, Gunungguruh hingga Cikembar. Kondisi tersebut turut memengaruhi aktivitas perekonomian, pendidikan, pelayanan sosial serta hubungan antarwarga.

Jembatan gantung yang akan dibangun kembali memiliki panjang kurang lebih 89 meter dan lebar sekitar 1,5 meter. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memulihkan konektivitas sekaligus mengakhiri keterisolasian masyarakat di wilayah sekitar.

“Jembatan ini harus menjadi media utama bagi anak-anak menuju sekolah, bagi masyarakat menuju pelayanan kesehatan, bagi petani dan pelaku usaha untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, serta bagi seluruh warga untuk menata kembali harapan dan masa depannya,” kata Edwin.

Ia menegaskan, pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional.

Baca Juga :  Tim Penggerak PKK Laksanaka Program Bina Wilayah Ke Desa Pasir Datar

Menurut Edwin, kekuatan pertahanan tidak hanya dibangun melalui alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan prajurit yang profesional, tetapi juga melalui masyarakat yang kuat, daerah yang saling terhubung serta semangat kebersamaan yang kokoh.

Dalam kesempatan tersebut, Wakasal turut menyampaikan apresiasi kepada PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) dan CT Arsa Foundation atas dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan dalam pembangunan kembali Jembatan Leuwi Dinding.

Edwin menilai dukungan dunia usaha tersebut merupakan contoh nyata kolaborasi dalam memperkuat pembangunan sekaligus membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Ini mencerminkan bentuk kolaborasi dan contoh nyata peran dunia usaha dalam memperkuat pembangunan dan membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ungkapnya.

Kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan, Edwin menekankan empat hal penting.

Pertama, mengutamakan kualitas, keselamatan dan ketepatan waktu. Pembangunan jembatan harus memenuhi standar teknis dan keselamatan agar kokoh, aman dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  LSM Rakyat Indonesia Berdaya Apresiasi 100 Hari Kerja Gubernur Jabar KDM: Tegas, Terarah, dan Pro-Rakyat

Kedua, memperkuat koordinasi lintas sektoral. Pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, unsur pelaksana dan masyarakat diminta terus menjaga sinergi agar seluruh tahapan pembangunan berjalan tertib dan lancar.

Ketiga, melibatkan masyarakat secara aktif. Masyarakat diharapkan turut menjaga situasi tetap kondusif, membantu pengawasan sosial selama proses pembangunan serta ikut memelihara jembatan setelah selesai dibangun.

Keempat, memperhatikan kelestarian lingkungan dan mitigasi bencana. Mengingat lokasi jembatan berada di kawasan sungai yang pernah terdampak banjir, aspek lingkungan, tata air dan mitigasi risiko bencana harus menjadi perhatian utama.

Pada kesempatan itu, Edwin juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-156 kepada Kabupaten Sukabumi. Ia berharap Kabupaten Sukabumi semakin maju dalam bidang perekonomian dan pembangunan serta masyarakatnya semakin sejahtera.

Groundbreaking pembangunan Jembatan Leuwi Dinding tersebut turut dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut dan HUT ke-156 Kabupaten Sukabumi tahun 2026.

(Red)

Berita Terkait

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis
Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat
‎Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Asep Japar Titip Pesan: Gelar Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi‎
‎Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda Utama HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Pusat Bonsai Nasional‎
Jelang Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Warga dan TNI AL Gotong Royong Bersihkan Sungai
Anggaran Dipangkas 70 Persen, Pemdes Sukamaju Tetap Bangun Infrastruktur di Lima Kedusunan
BUPATI HADIRI APEL KEBANGSAAN KEMAH NASIONAL PRAMUKA PUI, KAPOLRI AJAK RAWAT PERSATUAN DAN KESATUAN
Situ Halimun Warungkiara Diproyeksikan Jadi Buper Skala Kabupaten, Tampung 10.000 Siswa
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:17 WIB

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 08:31 WIB

Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah

Sabtu, 5 September 2026 - 14:06 WIB

‎Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Asep Japar Titip Pesan: Gelar Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi‎

Sabtu, 5 September 2026 - 07:03 WIB

‎Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda Utama HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Pusat Bonsai Nasional‎

Jumat, 4 September 2026 - 15:22 WIB

Jelang Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Warga dan TNI AL Gotong Royong Bersihkan Sungai

Jumat, 4 September 2026 - 09:30 WIB

Anggaran Dipangkas 70 Persen, Pemdes Sukamaju Tetap Bangun Infrastruktur di Lima Kedusunan

Kamis, 3 September 2026 - 13:48 WIB

BUPATI HADIRI APEL KEBANGSAAN KEMAH NASIONAL PRAMUKA PUI, KAPOLRI AJAK RAWAT PERSATUAN DAN KESATUAN

Berita Terbaru