JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Menjelang pelaksanaan groundbreaking pembangunan Jembatan Leuwi Dinding di Kampung Leuwi Dinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, warga bersama personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar lokasi, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang groundbreaking pembangunan jembatan yang dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026.
Dalam kegiatan gotong royong itu, warga dan personel TNI AL membersihkan aliran sungai dari sampah serta menata lingkungan di sekitar lokasi yang akan digunakan dalam rangkaian kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan kembali Jembatan Leuwi Dinding dilakukan setelah jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada 2025. Kondisi tersebut sebelumnya berdampak terhadap akses mobilitas masyarakat di wilayah sekitar.

Dalam proses pembangunan, TNI AL melalui Koarmada RI berkolaborasi dengan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), Pemerintah Kabupaten Sukabumi, CT Arsa Foundation, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Groundbreaking pembangunan jembatan nantinya juga akan dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Sebelumnya Diberikan Perahu Karet
Sebagai bentuk dukungan sementara terhadap masyarakat yang terdampak terputusnya akses, TNI AL sebelumnya telah memberikan bantuan berupa satu unit perahu karet lengkap dengan perlengkapannya.
Perahu tersebut digunakan sebagai salah satu sarana penunjang mobilitas warga selama akses jembatan belum dapat difungsikan kembali secara permanen.
Dengan pembangunan kembali jembatan, masyarakat diharapkan nantinya dapat memperoleh akses yang lebih aman dan memadai untuk mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan sosial dan perekonomian.
Siapkan 1.000 Paket Sembako
Selain pembangunan infrastruktur, rangkaian kegiatan groundbreaking juga akan diisi dengan bakti sosial.

Sebanyak 1.000 paket sembako disiapkan untuk disalurkan kepada masyarakat. Berdasarkan keterangan Dispen TNI AL, bantuan tersebut terdiri dari 500 paket dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, 300 paket dari CT Arsa Foundation, 100 paket dari PLN Jakarta, 50 paket dari Semen SCG, serta 50 paket dari berbagai instansi yang turut berpartisipasi.
TNI AL juga menyiapkan sebanyak 1.000 porsi makanan bergizi bagi masyarakat.
Sementara itu, CT Arsa Foundation turut menyiapkan bantuan berupa 250 Al-Qur’an untuk masyarakat di wilayah tersebut.
Bakti Kesehatan untuk Warga
Rangkaian kegiatan juga mencakup pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
CT Arsa Foundation akan memberikan pelayanan kesehatan gigi, sedangkan pemeriksaan kesehatan umum dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Kesehatan Koarmada RI dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Pelayanan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana tidak hanya dilakukan melalui pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga melalui bantuan sosial dan pelayanan kesehatan.
Bagian dari Rangkaian HUT TNI AL dan Kabupaten Sukabumi
Pembangunan Jembatan Leuwi Dinding serta kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan menjadi bagian dari sinergi antara TNI AL melalui Koarmada RI, pemerintah daerah, dunia usaha, yayasan sosial, dan berbagai pihak lainnya.
Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serentak jajaran TNI AL dalam menyambut HUT ke-81 TNI AL sekaligus HUT ke-156 Kabupaten Sukabumi.
Groundbreaking pada 6 September 2026 diharapkan menjadi awal dari proses pembangunan kembali akses masyarakat Kampung Leuwi Dinding dan sekitarnya.
Dengan tersedianya kembali akses jembatan, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan lancar.
Sumber: Dispen TNI AL















