Aktivitas Tambang di Cibadak Timbulkan Abu dan Bahaya Licin, Warga Resah

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | ‎‎CIBADAK – Aktivitas tambang tanah di Kampung Cibatu Rw 12, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menuai keluhan dari warga.

‎Truk-truk pengangkut tanah yang melintas dari lokasi tambang diketahui menjatuhkan material di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, sehingga menimbulkan abu yang beterbangan dan mengganggu kenyamanan serta kesehatan warga.

‎Selain menimbulkan debu tebal yang mengotori lingkungan, kondisi jalan juga menjadi sangat berbahaya saat hujan turun.

‎Tanah yang tercecer di jalan berubah menjadi lumpur licin yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.

‎”Warga jadi resah, karena jalan jadi kotor, penuh abu, dan kalau hujan sangat licin. Kami khawatir anak-anak sekolah dan pengendara bisa celaka,” ujar salah seorang warga setempat.

‎Warga mendesak pihak terkait, baik pemerintah desa maupun aparat penegak hukum, untuk menindaklanjuti aktivitas tambang tersebut.

‎Mereka juga berharap ada tindakan tegas terhadap pengusaha tambang agar truk-truk yang keluar masuk agar di perhatikan dengan penutup muatan dan jalan-jalan dibersihkan secara rutin.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan tambang maupun pemerintah kecamatan terkait keluhan warga tersebut.


Baca Juga :  ‎Warga Kampung Cikate Datangi Pemerintah Desa Cikembar, Tuntut Kejelasan Status Lahan

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Bermutu
Tragedi Sawah di Jampang Kulon Berujung Jerat Hukum, Tujuh Warga Desa Cikaranggeusan Menanti Belas Kasih Keadilan
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol. Raydian Kokrosono: 95 Ribu Buruh Siap Bergerak ke Jakarta, Pengamanan May Day Dimaksimalkan
Kemenhaj Sukabumi Matangkan Persiapan Haji 2026, Keberangkatan Dipusatkan di Gedung PLHUT
Jalan Karangtengah–Nagrak Rusak Parah Dihantam Truk Proyek Tol, Warga: “Jangan Tunggu Korban Bertambah”
Disdik Kabupaten Sukabumi Seleksi Ketat Beasiswa Tahfidz 2026, 76 Siswa SD Perebutkan 26 Kuota
‎“Tanda Tangan dari Orang yang Telah Tiada” Gegerkan Sengketa Lahan di Kota Sukabumi
‎Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Kabur, JPU Dinilai Kriminalisasi Kasus dr. Silvi Apriani‎
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:36 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Bermutu

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:53 WIB

Tragedi Sawah di Jampang Kulon Berujung Jerat Hukum, Tujuh Warga Desa Cikaranggeusan Menanti Belas Kasih Keadilan

Kamis, 30 April 2026 - 19:09 WIB

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol. Raydian Kokrosono: 95 Ribu Buruh Siap Bergerak ke Jakarta, Pengamanan May Day Dimaksimalkan

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WIB

Kemenhaj Sukabumi Matangkan Persiapan Haji 2026, Keberangkatan Dipusatkan di Gedung PLHUT

Kamis, 30 April 2026 - 12:34 WIB

Jalan Karangtengah–Nagrak Rusak Parah Dihantam Truk Proyek Tol, Warga: “Jangan Tunggu Korban Bertambah”

Kamis, 30 April 2026 - 07:52 WIB

‎“Tanda Tangan dari Orang yang Telah Tiada” Gegerkan Sengketa Lahan di Kota Sukabumi

Rabu, 29 April 2026 - 19:11 WIB

‎Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Kabur, JPU Dinilai Kriminalisasi Kasus dr. Silvi Apriani‎

Rabu, 29 April 2026 - 18:55 WIB

‎Listrik Padam di Cibadak dan Perumahan Taman Bolo, Warga Mengeluh Aktivitas Terganggu‎

Berita Terbaru