‎Polsek Cikembar Gerak Cepat Temukan Warga Hilang, Ternyata Sudah Meninggal Dunia‎

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Polsek Cikembar bersama pemerintah desa dan warga bergerak cepat menindaklanjuti laporan orang hilang di Desa Kertaharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Pria bernama Wawan bin Aang (65), yang sehari-hari berjualan bubur, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 10.30 WIB setelah sempat dilaporkan hilang sejak Selasa siang.

‎Kapolsek Cikembar AKP Erustiana, S.Ag mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim bersama warga untuk melakukan pencarian. “Kami menerima laporan dari anak korban bahwa sejak pukul 1 siang sampai pukul 7 malam korban tidak pulang. Kami bersama kepala desa dan warga membentuk dua tim pencarian, satu menyusuri aliran sungai dan satu melalui jalur darat,” jelasnya.

Baca Juga :  ‎DPMD Kabupaten Sukabumi Dukung Bimtek Desa Peduli Iklim yang Digelar Kemendes PDT di Kebon Manggu


‎Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. “Korban ditemukan oleh warga bersama Pak RW setempat di kebun, bukan di sungai seperti yang semula dicurigai, dalam keadaan terbaring sudah meninggal dunia,” ujar Kapolsek.

‎Setelah penemuan, Polsek Cikembar langsung mendatangkan tim medis dari Puskesmas Cikembar untuk melakukan pemeriksaan. “Kami minta dokter melakukan pemeriksaan luar, dan dipastikan tidak ada luka terbuka maupun memar pada tubuh korban,” tegasnya.

‎Dari keterangan keluarga, korban sering mengeluhkan sakit kepala dan vertigo hingga pernah pingsan, namun enggan berobat meski telah diingatkan oleh istri dan kakaknya. “Fasilitas kesehatannya ada di DCMC, namun tidak pernah dipakai,” ungkap Kapolsek.

‎Menghormati permintaan keluarga yang menolak autopsi, jenazah Wawan kemudian dimandikan dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Proses pemulasaran turut dihadiri Muspika Cikembar serta tim dari Puskesmas.

‎“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar dan keterangan keluarga, diduga kuat korban meninggal karena sakit. Tidak ada tanda-tanda kekerasan,” pungkas AKP Erustiana.


Baca Juga :  Polres Sukabumi Selidiki Dugaan Tindakan Tidak Senonoh oleh Teman Sebaya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  DPC PWRI Kabupaten Sukabumi Resmi Menetapkan Dan Melantik  Rizal Pane Sebagai Ketua Priode 2025-2028

Berita Terkait

Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias
UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat
Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
Berita ini 317 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:49 WIB

Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:46 WIB

UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Senin, 30 Maret 2026 - 17:50 WIB

‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Berita Terbaru