Delegasi Pemerintah Kamboja Pelajari Pencegahan Perkawinan Anak di Sukabumi

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi, Jawa Barat menjadi tuan rumah bagi delegasi Pemerintah Kamboja, Rabu, dalam rangka mempelajari strategi pencegahan perkawinan anak yang telah diterapkan di kabupaten tersebut. Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, secara langsung menyambut kedatangan delegasi tersebut di Pendopo Sukabumi.

Kedatangan mereka merupakan bagian dari inisiatif kerjasama dengan Plan Internasional, menunjukkan pengakuan internasional terhadap upaya daerah tersebut dalam meminimalkan kasus perkawinan anak. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat tukar menukar informasi dan strategi antara kedua belah pihak dalam menangani isu tersebut.

Baca Juga :  ‎Banjir dan Longsor Terjang Parakansalak Sukabumi, 44 Jiwa Terdampak‎

“Kami merasa terhormat dengan kunjungan ini, mengetahui bahwa upaya kami dalam mencegah perkawinan anak dianggap berhasil dan dapat menjadi referensi bagi negara lain, khususnya Kamboja,” ungkap Bupati Marwan Hamami, menyoroti pentingnya kerjasama dan pembelajaran bersama dalam isu ini.

Selama pertemuan, delegasi Kamboja mengeksplorasi berbagai program yang diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi, yang telah berhasil membawa perubahan positif dalam pencegahan perkawinan anak. Dijelaskan oleh Bupati Marwan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah Indonesia yang meluncurkan berbagai inisiatif, serta keterlibatan aktif dari orang tua dan penerapan regulasi daerah hingga nasional.

Baca Juga :  ‎BPP Cikembar Salurkan Bantuan Insektisida untuk 14 Kelompok Tani, Dorong Produktivitas di Musim Hujan

Pihak delegasi Pemerintah Kamboja menyampaikan apresiasi atas pembelajaran yang didapat, yang berpotensi besar untuk diterapkan kembali di Kamboja sebagai langkah konkrit dalam upaya pencegahan perkawinan anak. Kegiatan semacam ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun jaringan pengetahuan dan kebijakan lebih luas, yang tidak hanya bermanfaat bagi kedua negara tapi juga sebagai contoh bagi negara lain dalam mengatasi isu serupa.(wld)

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa
‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎
OMI 2026 KKM Jampangkulon Resmi Dibuka, Kemenag Dorong Siswa Madrasah Berprestasi
Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung
Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis
Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat
Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah
‎Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Asep Japar Titip Pesan: Gelar Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi‎
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:08 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa

Jumat, 11 September 2026 - 09:33 WIB

‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎

Rabu, 9 September 2026 - 09:15 WIB

Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung

Senin, 7 September 2026 - 16:17 WIB

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 08:31 WIB

Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah

Sabtu, 5 September 2026 - 14:06 WIB

‎Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Asep Japar Titip Pesan: Gelar Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi‎

Sabtu, 5 September 2026 - 07:03 WIB

‎Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda Utama HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Pusat Bonsai Nasional‎

Berita Terbaru