Pesta Gay Berkedok Family Gathering di Puncak Bogor, 75 Orang Diamankan

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Bogor – Polisi berhasil membongkar pesta gay bertajuk The Big Star yang digelar di sebuah vila kawasan Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/6/2025). Kegiatan ini disamarkan dengan dalih “family gathering” oleh panitia penyelenggara.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, menjelaskan bahwa undangan disebar melalui media sosial, dan mencantumkan rangkaian acara berupa pentas seni, lomba menyanyi, dan menari.

Baca Juga :  LSM Rakyat Indonesi Berdaya Desak Kejati Jabar, Untuk Segera Usut Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Kabupaten Bekasi

“Panitia menyebarkan undangan dengan tema family gathering yang diisi dengan penampilan pentas dan pertunjukan lomba menyanyi dan lomba menari,” ujar Teguh kepada wartawan, Senin (23/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peserta yang hadir dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu per orang. “Mereka mendaftar dan dipungut biaya sebesar 200 ribu per orang,” jelasnya.

Baca Juga :  ‎Ketimpangan yang Menyayat Hati: Raya Meninggal Karena Infeksi Cacing, DPR Bergaji Rp104 Juta Sebulan

Penggerebekan dilakukan oleh aparat kepolisian setelah mendapatkan informasi dari masyarakat dan bukti video yang beredar di media sosial. Dalam operasi tersebut, sebanyak 75 orang diamankan, terdiri dari 74 pria dan satu wanita.

Teguh menyebutkan bahwa para peserta berasal dari wilayah Jabodetabek dan sebagian besar mengaku mengetahui acara ini melalui undangan online. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti dari lokasi, di antaranya empat bungkus kondom baru dan satu buah pedang yang digunakan untuk pertunjukan tari.

Baca Juga :  Jelang Hari Bhayangkara ke-78, Polres Sukabumi Kota Gelar Olahraga Bersama

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami apakah para peserta merupakan bagian dari komunitas tertentu atau hanya berkumpul karena undangan umum yang beredar di media sosial.

Sumber: DetikNews
Video: Amatir warga via Facebook Metro Bogor

Berita Terkait

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Berita Terbaru