Viral..Rumah Warga Kp. Kamandoran Tak Layak Huni dan Belum Pernah Dapat Bantuan

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Kondisi memprihatinkan dialami salah satu keluarga di Kampung Kemandoran, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Sebuah rumah yang dihuni oleh keluarga Ibu Mutiawati dan anak-anaknya dikabarkan sudah lama tidak layak huni, bahkan terancam ambruk ketika musim hujan tiba.

‎Ketua RW setempat, Herman, menjelaskan bahwa rumah tersebut berada di Lingkungan 3 dan kondisinya sudah sangat mengenaskan.

‎ “Rumah ini sangat tidak layak. Kami khawatir kalau musim hujan, takut roboh dan menimpa anak-anaknya yang sedang tidur. Selama saya menjabat tiga tahun sebagai RW, rumah ini belum pernah tersentuh bantuan. Mudah-mudahan pemerintah bisa melihat kondisi seperti ini di daerah kami,” ungkap Herman Sabtu (13/9/25)

Baca Juga :  Kotak Kosong Viral: Anggota Dewan Diduga Simpangkan Anggaran Sosialisasi Perda di Bogor

‎Menurutnya, keluarga Ibu Mutiawati belum pernah menerima program bantuan perbaikan rumah, termasuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu). Bahkan, pendataan dari pihak desa pun disebut belum jelas.

‎“Kadang anak-anak tidur di ruang tamu, ada yang masih sekolah. Saya sendiri belum sempat melaporkan ke desa karena berbagai kesibukan, tapi kondisi ini sudah viral di media sosial,” tambahnya.

‎Ibu Mutiawati, menuturkan bahwa  sudah lama menunggu janji bantuan pemerintah.

Baca Juga :  ‎HMI Cabang Sukabumi Batalkan Aksi Demonstrasi di Kantor BPJS‎

‎ “Dulu katanya mau dibedah rumahnya, tapi sampai sekarang tidak ada. Pernah didata, tapi tidak pernah ada tindak lanjut. Anak-anaknya kasihan, sekarang musim hujan takut ambruk,” ucap Mutiawati.

‎Mutiawati sendiri diketahui memiliki lima anak, dengan tiga di antaranya masih tinggal bersamanya. Suaminya bekerja sebagai pedagang cilok untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Rumah yang ditempati pun ternyata bukan miliknya sendiri, sehingga semakin menyulitkan keadaan.

‎Keluarga berharap ada perhatian serius dari pemerintah desa maupun kabupaten agar segera mendapatkan program bantuan rumah layak huni.

‎ “Harapan saya punya rumah sendiri yang layak untuk ditempati. Semoga pemerintah bisa membantu kami,” ujar Mutiawati penuh harap.




Berita Terkait

‎Kemenag Kabupaten Sukabumi Lantik 21 Guru PAI dan Madrasah yang Naik Pangkat
WABUP TEGASKAN PERAN ORGANISASI KEAGAMAAN SANGAT KRUSIAL DALAM MENJAGA KEPENTINGAN UMAT
‎Kepala KUA Cikembar Hadiri Musrenbang Kecamatan Tahun 2026 untuk Penyusunan RKPD 2027
‎Kepala KUA Cikembar Apresiasi Pengukuhan Pengurus UPZ Desa se-Kecamatan Cikembar‎
‎Bocah 6 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin, Keluarga Keluhkan Pelayanan RS Betha Medika‎
CAPAI SWASEMBADA PANGAN 2025, PRODUKSI PANGAN KAB SUKABUMI PERINGKAT DUA NASIONAL
‎Tradisi Cucurak Warnai Soft Opening Offo Living Store Sukabumi Bersama Ratusan Karyawan OFG
‎Kemenhaj Sukabumi Resmi Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:31 WIB

‎Kemenag Kabupaten Sukabumi Lantik 21 Guru PAI dan Madrasah yang Naik Pangkat

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:43 WIB

WABUP TEGASKAN PERAN ORGANISASI KEAGAMAAN SANGAT KRUSIAL DALAM MENJAGA KEPENTINGAN UMAT

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:26 WIB

‎Kepala KUA Cikembar Hadiri Musrenbang Kecamatan Tahun 2026 untuk Penyusunan RKPD 2027

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:57 WIB

‎Kepala KUA Cikembar Apresiasi Pengukuhan Pengurus UPZ Desa se-Kecamatan Cikembar‎

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:22 WIB

‎Bocah 6 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin, Keluarga Keluhkan Pelayanan RS Betha Medika‎

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:34 WIB

CAPAI SWASEMBADA PANGAN 2025, PRODUKSI PANGAN KAB SUKABUMI PERINGKAT DUA NASIONAL

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:27 WIB

‎Tradisi Cucurak Warnai Soft Opening Offo Living Store Sukabumi Bersama Ratusan Karyawan OFG

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:12 WIB

‎Kemenhaj Sukabumi Resmi Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M

Berita Terbaru