‎Kadis DLH Sukabumi Dorong Investor Penuhi Izin Lingkungan Sebelum Beroperasi‎

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa setiap perusahaan atau investor yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sukabumi wajib memiliki izin lengkap sebelum melakukan aktivitas usaha, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan.

‎Hal tersebut disampaikan Nunung menanggapi pemberitaan terkait dugaan aktivitas perusahaan yang belum mengantongi izin lingkungan. Ia mengaku, pihaknya langsung menindaklanjuti informasi yang beredar di media dengan melakukan identifikasi dan klarifikasi ke lapangan.

‎“Setelah kami menerima pemberitaan pada Jumat kemarin, kami langsung tindak lanjuti. Kami identifikasi dulu, kami panggil pihak perusahaan untuk menjelaskan,” ujar Nunung kepada awak media, Rabu (22/10/2025).

‎Menurut Nunung, pemerintah daerah tetap membuka ruang bagi para investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Sukabumi. Namun, ia menekankan pentingnya tata kelola izin yang sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga :  Kemenag Kabupaten Sukabumi Buka Bimbingan Manasik Haji Tingkat KBIHU



‎ “Ibarat mengemudi mobil, harus punya SIM dan STNK agar bisa jalan dengan nyaman. Begitu juga dengan perusahaan, semua izin harus lengkap dulu baru bisa beroperasi,” jelasnya.

‎Nunung menilai, keberadaan perusahaan investasi di Sukabumi sebenarnya membawa dampak positif karena mampu menyerap tenaga kerja lokal. Namun demikian, aspek legalitas tetap menjadi hal utama agar keberlangsungan usaha tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

‎ “Kami bersyukur ada perusahaan yang merekrut tenaga kerja warga sekitar. Tapi tetap harus sesuai aturan, izinnya harus ditempuh terlebih dahulu,” imbuhnya.



‎Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah melalui DLH akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti kecamatan dan Penegakan Peraturan Perundang-undangan (PPP) untuk melakukan pembinaan maupun teguran apabila ditemukan pelanggaran.

‎“Langkah awal kami tentu memberikan teguran. Ada tahapan, teguran satu, dua, hingga tiga sebelum ada tindakan tegas. Tapi kami tetap melihat situasi secara bijak,” tutur Nunung.

‎Ia juga menyoroti sistem perizinan berbasis Online Single Submission (OSS) yang kini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan. Meski demikian, DLH tetap berkomitmen mendukung kelancaran investasi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

‎Nunung pun mengapresiasi peran media yang telah memberikan informasi di lapangan, namun ia berharap pemberitaan dilakukan secara berimbang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik.

‎ “Kami berterima kasih kepada media yang memberi informasi, tapi kalau masalah sudah selesai, tolong juga diberitakan bahwa persoalan sudah ditangani. Jangan hanya diunggah di TikTok lalu viral, padahal di lapangan sudah bersih,” katanya sambil tersenyum.

‎Sementara itu, Humas PT Bogorindo, M. Halid, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan konsep besar pengembangan kawasan pertanian modern di Sukabumi.

‎ “Kami ingin membangun museum pertanian terbesar di Asia. Sukabumi akan menjadi poros pertanian Indonesia. Di sini nanti orang bisa belajar pertanian modern,” ujarnya.

‎Halid menegaskan, pihaknya akan segera menuntaskan seluruh proses perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah maupun pusat.

‎“Kami memahami arahan dari Ibu Kadis DLH, dan kami siap melengkapi semua izin yang diperlukan agar kegiatan bisa berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.

‎Dengan sinergi antara pemerintah daerah, investor, dan masyarakat, diharapkan pengembangan investasi di Kabupaten Sukabumi tidak hanya mendukung peningkatan ekonomi, tetapi juga sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  ‎Warga dan Perusahaan Capai Kesepahaman Soal Galian Tanah PLTMH, Masalah Kini "Clear and Clear"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎Polsek Cibadak Gelar Jumat Berkah, Bantu Warga Lansia Sakit di Kelurahan Cibadak

Berita Terkait

‎Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Dorong Peningkatan Layanan Lewat Peresmian Sejumlah Infrastruktur Strategis
Pemkab Sukabumi Sosialisasikan Pembangunan Kampung Mubarokah untuk Warga Terdampak Bencana
‎Bupati Sukabumi Resmikan Gedung Kantor Kecamatan Warungkiara‎
PLATFORM DIGITAL SIAPkerja, KOMITMEN DISNAKERTRANS TINGKATKAN LAYANAN PUBLIK
‎Ketua Umum OISCA Indonesia Tutup Training Utama Angkatan 40 dan OJLC Angkatan 6 di Cikembar‎
Festival Sepakbola Usia Dini Ubrug Cup KE 1 Tahun 2026 Resmi Digelar
‎Camat Cikembar Apresiasi Program OISCA Indonesia, Dorong Peningkatan Kualitas SDM‎
Polres Sukabumi Gelar Kurve Massa Serentak, Dukung Kebersihan Objek Wisata
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 17:12 WIB

‎Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Dorong Peningkatan Layanan Lewat Peresmian Sejumlah Infrastruktur Strategis

Senin, 9 Februari 2026 - 16:58 WIB

Pemkab Sukabumi Sosialisasikan Pembangunan Kampung Mubarokah untuk Warga Terdampak Bencana

Senin, 9 Februari 2026 - 16:35 WIB

‎Bupati Sukabumi Resmikan Gedung Kantor Kecamatan Warungkiara‎

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WIB

PLATFORM DIGITAL SIAPkerja, KOMITMEN DISNAKERTRANS TINGKATKAN LAYANAN PUBLIK

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:37 WIB

Festival Sepakbola Usia Dini Ubrug Cup KE 1 Tahun 2026 Resmi Digelar

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:31 WIB

‎Camat Cikembar Apresiasi Program OISCA Indonesia, Dorong Peningkatan Kualitas SDM‎

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:25 WIB

Polres Sukabumi Gelar Kurve Massa Serentak, Dukung Kebersihan Objek Wisata

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:16 WIB

“Respons Cepat! Dinas PU Sukabumi Tangani Jalan Rusak Cipanas yang Viral.”

Berita Terbaru

Jabar Update

‎Bupati Sukabumi Resmikan Gedung Kantor Kecamatan Warungkiara‎

Senin, 9 Feb 2026 - 16:35 WIB