‎BPBD Sukabumi Laporkan Sejumlah Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Korban Jiwa‎

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi —
‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi akibat cuaca ekstrem sejak Kamis hingga Jumat, 13–14 November 2025.

‎Laporan harian tersebut disampaikan kepada Bupati Sukabumi, Forkopimda, serta perangkat daerah terkait pada Jumat (14/11/2025) pukul 20.00 WIB.

‎Berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, sedikitnya terdapat tujuh kejadian bencana, yang didominasi tanah longsor dan kerusakan bangunan akibat hujan disertai angin.


‎1. Longsor di Kecamatan Nagrak

‎Kamis (13/11) pukul 16.00 WIB di Kampung Bojongkawung, Desa Girijaya. Longsor berukuran 6×4 meter mengancam satu rumah milik Hermanto (1 KK/3 jiwa). Tidak ada korban.

‎2. Kebakaran Akibat Percikan Api Motor

‎Jumat (14/11) pukul 11.05 WIB, sebuah rumah milik Sujai di Kampung Cipanas, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan terbakar akibat percikan api dari motor yang sedang diperbaiki. Rumah mengalami rusak berat. Dihuni 1 KK dengan 5 jiwa.

Baca Juga :  ‎BPP Cikembar Salurkan Bantuan Insektisida untuk 14 Kelompok Tani, Dorong Produktivitas di Musim Hujan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT



‎3. Longsor di Kecamatan Cicantayan

‎Kamis (13/11) pukul 04.00 WIB di Kampung Cinangka, Desa Cantayan. Longsor merusak bagian samping rumah warga bernama Ibu Elah. Dimensi longsor 3×10 meter.

‎4. Kerusakan Rumah Akibat Angin Kencang di Waluran

‎Masih pada Kamis (13/11), pukul 08.35 WIB, hujan deras disertai angin merusak dua rumah milik Abudin dan Hepi di Kampung Cikaret, Desa Mekarmukti. Tidak ada korban.


‎5. Dampak Angin di Kecamatan Cikakak

‎Kamis (13/11) pukul 15.00 WIB, hujan deras mengakibatkan dapur rumah warga bernama Nata ambruk di Kampung Cileungsing. Penghuni mengungsi ke rumah keluarga.

‎6. Longsor di Kecamatan Cireunghas

‎Selasa (11/11) pukul 18.00 WIB, hujan deras menyebabkan TPT dan dinding kamar mandi ambruk di Desa Tegalpanjang.

‎7. Longsor di Kecamatan Cicurug

‎Jumat (14/11) pukul 17.30 WIB, TPT halaman rumah warga bernama Windu longsor dengan ukuran 30×20 meter, mengancam rumah dan membuat akses jalan setapak tidak dapat digunakan.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Asep Japar Apresiasi Launching Dapur Makan Bergizi di Ponpes Assalam



‎BPBD memastikan bahwa seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

‎Berdasarkan informasi dari BMKG, cuaca di wilayah Kabupaten Sukabumi diperkirakan masih berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat pada siang hingga malam hari.

‎Pada saat laporan disusun, kondisi cuaca terpantau berawan dengan detail:

‎Suhu: 22°C

‎Arah angin: Timur

‎Kecepatan angin: 1,6 km/jam

‎Kelembaban: 96%


‎BPBD mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terutama di wilayah rawan longsor dan pergerakan tanah.

‎Dalam laporan tersebut, BPBD juga menyampaikan langkah penanganan yang telah dilakukan, diantaranya:

‎Pemantauan melalui jaringan komunikasi P2BK dan radio Ratel

‎Pengamatan risiko bencana melalui aplikasi InaRisk dan InaWare

‎Rekapitulasi dan publikasi informasi peringatan dini cuaca dan gempa

‎Kesiapsiagaan tim reaksi cepat (URC)


‎Tim piket Pusdalops, terdiri dari Unit Data Informasi serta Unit Reaksi Cepat, dilengkapi sarana pendukung seperti kendaraan operasional, chainsaw, dan pompa air.

‎Melalui laporan resminya, BPBD Kabupaten Sukabumi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring peningkatan intensitas hujan.

‎Masyarakat dapat melaporkan kejadian bencana melalui kontak darurat BPBD atau perangkat desa setempat.

Berita Terkait

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎
Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:37 WIB

‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:26 WIB

Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026

Berita Terbaru