‎Hujan Ekstrem Sebabkan Longsor di Cikembar, Tembok Rumah Warga Jebol‎

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Jabarinside.com — Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Jumat (21/11/2025) dini hari mengakibatkan tebing penahan tanah (TPT) di Kampung Cisonggom RT 02 RW 006, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengalami longsor.

‎Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Material longsoran menyebabkan dinding rumah milik warga atas nama Hobir Supriatna jebol. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut.

‎Berdasarkan laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, panjang TPT yang terdampak longsor mencapai 5 meter dengan tinggi 2 meter.

‎“Hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab terjadinya longsor. Petugas Pusdalops telah melakukan monitoring dan memastikan tidak ada korban jiwa,” tulis laporan tersebut.

‎Dalam laporan harian tersebut, BPBD menyampaikan sejumlah kegiatan penanganan dan pemantauan, di antaranya:

‎Pemantauan wilayah melalui grup komunikasi P2BK se-Kabupaten Sukabumi, media sosial, dan radio Ratel I. Pemantauan daerah rawan bencana melalui aplikasi InaRisk, InaSafe, dan InaWare.

‎Monitoring informasi cuaca dan gempa bumi melalui BMKG.Pendataan dan pengolahan kejadian bencana harian.Tim piket Pusdalops yang bertugas terdiri dari Unit Data Informasi serta Unit Reaksi Cepat (URC).

‎BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat bencana.

Baca Juga :  HKB, BUPATI" KESELAMATAN ADALAH HARGA TERTINGGI JADIKAN KESIAPSIAGAAN BUDAYA SEHARI HARI"

Berita Terkait

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak
Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:14 WIB

70 Rumah Adat di Kasepuhan Ciptamulya Ludes Terbakar, 420 Warga Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:43 WIB

‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Berita Terbaru