‎BPP Kecamatan Cikembar Kawal Program Serap Gabah Petani untuk Stabilkan Harga

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cikembar terus aktif mendampingi pelaksanaan Program Serap Gabah Petani (SGP) di wilayah Kecamatan Cikembar. Program ini merupakan kebijakan pemerintah melalui Perum Bulog yang bertujuan menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, khususnya saat masa panen raya agar harga tidak turun terlalu rendah.

‎Koordinator BPP Kecamatan Cikembar, Muhammad Ali, mengatakan bahwa pendampingan dilakukan bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berada di setiap desa. Hingga pekan ini, program serap gabah telah dilaksanakan di dua titik di Desa Bojong, yakni di Poktan Anugrah dan Poktan Kopojaya.

‎“Alhamdulillah setelah kita melakukan sosialisasi, petani mulai tertarik ikut program serap gabah dengan harga sesuai ketentuan pemerintah yaitu Rp 6.500 per kilogram. Ini menjadi semangat baru bagi petani,” ujarnya, Senin (1/12/2025).

Baca Juga :  ‎SMA Terbuka Warungkiara Siap Tampung Siswa yang Belum Lolos Seleksi Jalur Reguler‎


‎Dari hasil pelaksanaan SGP, Poktan Anugrah menerima nilai serap sebesar Rp 1.160.000, sementara Poktan Kopojaya mencapai Rp 1.660.000.

‎Menurutnya, antusiasme petani cukup baik, terutama bagi mereka yang memiliki produksi gabah lebih dari kebutuhan konsumsi harian.

‎Muhammad Ali menyebutkan bahwa kondisi pertanian di Kecamatan Cikembar saat ini tengah bergerak positif. Pada November lalu, sejumlah wilayah telah memasuki masa panen, dan diperkirakan pada Januari 2026 mendatang sekitar 500 hektare lahan akan memasuki masa tanam (LTT).

‎ “Insya Allah sekitar 500 hektare lebih akan kita kawal, mudah-mudahan hasil produksinya semakin meningkat,” katanya.

‎Meski berjalan baik, masih ada petani yang belum sepenuhnya mengikuti program ini. Beberapa di antaranya sudah menjual gabah ke tengkulak karena terikat pinjaman atau belum mengetahui informasi SGP.

‎ “Ada petani yang sudah terlanjur menjual gabah ke tengkulak karena pinjaman modal. Selain itu masih ada yang belum tersosialisasi dengan baik,” jelasnya.

‎Untuk itu, BPP bersama Babinsa terus melakukan sosialisasi agar lebih banyak petani yang memanfaatkan program ini.

‎“Kami berharap petani bisa menjual gabah ke Bulog melalui BPP sebagai fasilitator. Pembayarannya bisa secara tunai ataupun transfer, sehingga lebih aman dan menguntungkan,” tutup Muhammad Ali.

‎Program SGP diharapkan mampu menjaga kestabilan harga gabah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sukabumi, khususnya Kecamatan Cikembar.

Baca Juga :  BPP dan Polsek Cikembar Gelar Rapat Koordinasi Program Serap Jagung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kecelakaan Libatkan 4 Kendaraan di Cibadak Sukabumi, Diduga Akibat Rem Blong

Berita Terkait

‎Ketua Umum OISCA Indonesia Tutup Training Utama Angkatan 40 dan OJLC Angkatan 6 di Cikembar‎
Festival Sepakbola Usia Dini Ubrug Cup KE 1 Tahun 2026 Resmi Digelar
‎Camat Cikembar Apresiasi Program OISCA Indonesia, Dorong Peningkatan Kualitas SDM‎
Polres Sukabumi Gelar Kurve Massa Serentak, Dukung Kebersihan Objek Wisata
“Respons Cepat! Dinas PU Sukabumi Tangani Jalan Rusak Cipanas yang Viral.”
‎Dinas PU Sukabumi Fokus Tangani Longsor dan Perbaikan Infrastruktur 2026‎
FOMAKSI Sukabumi Gelar GEMA VI, Perkuat Sinergi dan Prestasi OSIS Madrasah Aliyah
KINI KELURAHAN PALABUHANRATU MILIKI PENANDA BARU, TUGU IKAN LAYUR YANG IKONIK
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:02 WIB

‎Ketua Umum OISCA Indonesia Tutup Training Utama Angkatan 40 dan OJLC Angkatan 6 di Cikembar‎

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:37 WIB

Festival Sepakbola Usia Dini Ubrug Cup KE 1 Tahun 2026 Resmi Digelar

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:31 WIB

‎Camat Cikembar Apresiasi Program OISCA Indonesia, Dorong Peningkatan Kualitas SDM‎

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:25 WIB

Polres Sukabumi Gelar Kurve Massa Serentak, Dukung Kebersihan Objek Wisata

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:16 WIB

“Respons Cepat! Dinas PU Sukabumi Tangani Jalan Rusak Cipanas yang Viral.”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:44 WIB

FOMAKSI Sukabumi Gelar GEMA VI, Perkuat Sinergi dan Prestasi OSIS Madrasah Aliyah

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:10 WIB

KINI KELURAHAN PALABUHANRATU MILIKI PENANDA BARU, TUGU IKAN LAYUR YANG IKONIK

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:15 WIB

Dorong Perekonomian Masyarakat, Desa Perbawati Kembangkan Komoditas Pertanian Unggulan

Berita Terbaru