JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri 1 Cibunar, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, memastikan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 berjalan mengacu pada petunjuk teknis yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ketua P2SP SDN 1 Cibunar, Salman, menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran bantuan pemerintah senilai Rp2.054.149.691 dilakukan berdasarkan spesifikasi teknis yang telah disusun oleh konsultan pendamping.
“Untuk pembelanjaan barang kami mengacu pada spesifikasi yang sudah ditentukan. Semua kebutuhan disesuaikan dengan spek yang ditetapkan dari pihak konsultan,” ujar Salman,selasa (21/7/26).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan seluruh material dan spesifikasi bangunan mengacu pada dokumen teknis yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, seluruh dokumen dapat diperiksa sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan proyek.
Selain aspek teknis bangunan, P2SP juga mengaku telah menerapkan ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi para pekerja.
“Safety pekerja sudah kami laksanakan, termasuk penggunaan APD sesuai ketentuan,” katanya.
Dalam pengadaan barang dan jasa, Salman menjelaskan bahwa pembelian material dilakukan berdasarkan spesifikasi teknis, sedangkan tenaga kerja menggunakan sistem swakelola dengan memberdayakan masyarakat sekitar.
“Untuk pekerja semuanya berasal dari masyarakat setempat. Mayoritas dari RW 4, ada juga dari RW 1 dan RW 2. Jadi masyarakat ikut diberdayakan,” jelasnya.
Terkait progres pembangunan, Salman menyebut pekerjaan baru berjalan sekitar dua pekan sejak dimulai. Meski demikian, ia optimistis target penyelesaian selama 150 hari kalender dapat tercapai, bahkan berpotensi lebih cepat apabila kondisi di lapangan tetap mendukung.
Ia juga menyampaikan bahwa pekerjaan mendapat pengawasan dari berbagai pihak, mulai dari aspek keselamatan kerja hingga kualitas material konstruksi yang digunakan.
Menurutnya, transparansi pelaksanaan pembangunan juga dilakukan dengan melibatkan unsur masyarakat, seperti ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat yang turut menjadi bagian dalam kepanitiaan.
“Alhamdulillah masyarakat ikut terlibat sehingga pelaksanaan bisa berjalan secara terbuka,” ujarnya.
Di akhir wawancara, Salman menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah atas bantuan revitalisasi yang diterima SDN 1 Cibunar.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur karena pembangunan ini akan menambah ruang belajar yang selama ini masih kurang.
Mudah-mudahan pembangunan berjalan lancar dan hasilnya sesuai harapan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta melahirkan lulusan yang lebih baik,” pungkasnya.
Rab















