Pergerakan Tanah Kembali Terjadi di Cikembar, Lima Rumah Terancam

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Pergerakan tanah kembali terjadi di Kampung Mayak, RT 05/02, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis malam (18/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil peninjauan dan asesmen lapangan yang dilakukan pada Jumat (19/12/2025), pergerakan tanah tersebut merupakan lanjutan dari kejadian serupa yang pernah terjadi pada tahun 2024. Kali ini, pergeseran tanah dilaporkan mencapai sekitar lima meter dan masih terus bergerak secara perlahan setiap jamnya.

Baca Juga :  ‎Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang, Jalur Kiaradua–Bagbagan Sempat Lumpuh‎

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya lima rumah yang dihuni oleh enam kepala keluarga berada dalam kondisi terancam. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa, baik meninggal dunia maupun luka-luka, serta belum ada warga yang mengungsi. Taksiran kerugian materiil juga masih nihil.

Petugas mencatat bahwa wilayah terdampak berada di Kampung Mayak, Desa Bojongkembar. Kondisi cuaca saat dilakukan pemantauan terpantau mendung, sementara potensi hujan susulan masih perlu diwaspadai.

Sebagai langkah penanganan awal, petugas melakukan koordinasi dengan perangkat desa, pemerintah kecamatan, Koramil, dan Polsek setempat. Selain itu, dilakukan asesmen lanjutan di lokasi kejadian serta pemberian imbauan kepada warga yang terdampak agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

Baca Juga :  ‎ESDM Jabar: Pemasok Tanah Urug Tol Bocimi Tanpa Izin Terancam Pidana 5 Tahun Penjara & Denda Rp100 Miliar

Sejumlah unsur turut hadir di lokasi, di antaranya P2BK Kecamatan Cikembar, Pemerintah Desa Bojongkembar, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Tagana.

Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa data yang disampaikan merupakan data awal sementara yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Apabila terdapat perkembangan atau tambahan informasi terbaru di lapangan, data tersebut akan segera diperbarui dan dilaporkan kembali.

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kabupaten Sukabumi
Longsor, Banjir, dan Cuaca Ekstrem Landa Tiga Kecamatan di Sukabumi
Ini Penyebab Angin Kencang Berhari-hari di Sukabumi
Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Jalur Alternatif Nagrak, Bangunan Usaha dan Kendaraan Rusak
‎Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak dan Infrastruktur Terdampak‎
‎Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang, Jalur Kiaradua–Bagbagan Sempat Lumpuh‎
Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Sukabumi, BPBD Laporkan Kondisi Terkini
BPBD Kabupaten Sukabumi Catat Sejumlah Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:06 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kabupaten Sukabumi

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:03 WIB

Longsor, Banjir, dan Cuaca Ekstrem Landa Tiga Kecamatan di Sukabumi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:55 WIB

Ini Penyebab Angin Kencang Berhari-hari di Sukabumi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:42 WIB

Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Jalur Alternatif Nagrak, Bangunan Usaha dan Kendaraan Rusak

Sabtu, 24 Januari 2026 - 06:55 WIB

‎Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak dan Infrastruktur Terdampak‎

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:11 WIB

‎Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang, Jalur Kiaradua–Bagbagan Sempat Lumpuh‎

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:33 WIB

Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Sukabumi, BPBD Laporkan Kondisi Terkini

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:35 WIB

BPBD Kabupaten Sukabumi Catat Sejumlah Kejadian Bencana Akibat Cuaca Ekstrem

Berita Terbaru