JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Pergerakan tanah kembali terjadi di Kampung Mayak, RT 05/02, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis malam (18/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil peninjauan dan asesmen lapangan yang dilakukan pada Jumat (19/12/2025), pergerakan tanah tersebut merupakan lanjutan dari kejadian serupa yang pernah terjadi pada tahun 2024. Kali ini, pergeseran tanah dilaporkan mencapai sekitar lima meter dan masih terus bergerak secara perlahan setiap jamnya.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya lima rumah yang dihuni oleh enam kepala keluarga berada dalam kondisi terancam. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa, baik meninggal dunia maupun luka-luka, serta belum ada warga yang mengungsi. Taksiran kerugian materiil juga masih nihil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas mencatat bahwa wilayah terdampak berada di Kampung Mayak, Desa Bojongkembar. Kondisi cuaca saat dilakukan pemantauan terpantau mendung, sementara potensi hujan susulan masih perlu diwaspadai.
Sebagai langkah penanganan awal, petugas melakukan koordinasi dengan perangkat desa, pemerintah kecamatan, Koramil, dan Polsek setempat. Selain itu, dilakukan asesmen lanjutan di lokasi kejadian serta pemberian imbauan kepada warga yang terdampak agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.
Sejumlah unsur turut hadir di lokasi, di antaranya P2BK Kecamatan Cikembar, Pemerintah Desa Bojongkembar, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Tagana.
Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa data yang disampaikan merupakan data awal sementara yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Apabila terdapat perkembangan atau tambahan informasi terbaru di lapangan, data tersebut akan segera diperbarui dan dilaporkan kembali.















