JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Ceseupan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, terus mengembangkan potensi desa di sektor ketahanan pangan melalui program budidaya ikan lele.
Pada tahap awal, BUMDes menebar sebanyak 3.000 ekor bibit lele yang dibudidayakan di delapan kolam yang berlokasi di Kampung Peundeuy, RT 10.
Kepala Desa Ceseupan, Ujang Saeful Alam, mengatakan bahwa program budidaya lele ini bersumber dari Dana Desa melalui program ketahanan pangan.
Menurutnya, minat masyarakat untuk terlibat dalam program ini cukup tinggi, namun masih terkendala keterbatasan anggaran.

“Untuk bibit lele, kami tebar sebanyak 3.000 ekor di delapan kolam. Penerimanya sudah ada, bahkan yang minta cukup banyak, hanya saja kami masih terbatas dari segi anggaran,” ujar Ujang Saeful Alam, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan, secara estimasi, program budidaya lele ini mampu menghasilkan keuntungan sekitar 20 persen dari modal awal, yang merupakan laba kotor.

“Kalau estimasi keuntungan, alhamdulillah sekitar 20 persen dari modal awal. Itu masih laba kotor, belum dihitung biaya operasional,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, BUMDes Desa Ceseupan melibatkan tenaga ahli di bidang perikanan serta mendapatkan pendampingan dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, guna memastikan proses budidaya berjalan optimal.
“Alhamdulillah, di BUMDes kami ada tenaga yang ahli, dan kami juga mendatangkan pendamping dari dinas perikanan untuk memberikan arahan terkait penanaman dan perawatan bibit lele,” tambahnya.
Ujang berharap, ke depan program ini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak perekonomian desa.
“Harapan ke depan, semoga usaha BUMDes semakin maju, hasilnya meningkat, dan bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Mohon doanya saja,” pungkasnya.
Program budidaya lele ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan, membuka peluang usaha, serta menambah pendapatan asli desa (PADes) di Desa Ceseupan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT















