Ketum GAPURA Tantang Kejari Cibadak Tangkap 250 Desa Penunggak PBB

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Ketua Umum LSM GAPURA RI, Hakim Adonara, secara terbuka menantang Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak untuk menindak tegas dan menangkap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab dalam kasus penunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) oleh sekitar 250 desa di Kabupaten Sukabumi.

Pernyataan tersebut disampaikan Hakim menanggapi keterangan Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Sukabumi, Agus Yuliana Indra Santoso, S.H, MH, yang menyebutkan bahwa Kejari akan menindaklanjuti laporan terkait dugaan kerugian negara sekitar Rp 25 miliar dengan estimasi tunggakan PBB di setiap desa mencapai Rp100 juta.

“Kejari Cibadak sudah secara terbuka menyatakan akan menindak 250 desa penunggak PBB, jika memang itu dianggap pelanggaran, kami tantang agar segera ditangkap semua pelakunya, bukan hanya satu atau dua desa, jika tidak dilakukan, maka timbul dugaan kuat adanya kongkalikong antara Pemda dengan Kejaksaan yang menjadikan institusi Kejaksaan sebagai ‘tukang tagih pajak’ di desa-desa,” tegas Hakim Adonara kepada wartawan

Menurut Hakim, keterlibatan Kejaksaan dalam proses penagihan PBB menunjukkan kegagalan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya BPKAD dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam menjalankan fungsi pembinaan dan peningkatan kesadaran pajak di tingkat desa, “PBB itu adalah urusan administrasi fiskal, bukan perkara kriminal. Seharusnya diselesaikan dengan pendekatan pembinaan dan sinergi, bukan tekanan hukum,” ujarnya.

Baca Juga :  ‎Pengukuhan Ketua DPC Grib Jaya Kabupaten Sukabumi, Ditekankan Jaga Kondusivitas dan Tolak Anarkisme

Hakim menilai langkah Pemkab Sukabumi dengan melibatkan aparat penegak hukum (APH) sebagai bentuk pendekatan koersif yang mencerminkan mental birokrasi “pemaksa”, bukan “pelayan publik”. “Alih-alih memperkuat sistem pemungutan dan transparansi PBB, Pemkab justru menggunakan pendekatan represif dengan menggandeng Kejaksaan, ini cara berpikir yang keliru,” tandasnya.

Ia menegaskan, opini publik yang seolah menyalahkan para kepala desa justru tidak adil. Banyak faktor yang menyebabkan tunggakan pajak di tingkat desa, mulai dari lemahnya kondisi sosial ekonomi masyarakat, data objek pajak yang belum akurat, hingga ketidaktepatan penetapan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak). “Jika benar 250 desa macet serentak dalam pembayaran PBB, maka itu bukan kesalahan desa, melainkan kegagalan sistemik Pemkab Sukabumi dalam tata kelola pajak daerah,” ujar Hakim

Baca Juga :  Polda Gorontalo Tegaskan Status Hukum Marten Basaur, Bukan DPO Melainkan DPS

Ketua Umum GAPURA, Hakim Adonara menutup pernyataannya dengan mengingatkan agar Kejaksaan agar tidak keluar dari fungsi utamanya “Kejaksaan seharusnya berperan dalam aspek legal assistance, bukan bertindak sebagai debt collector. Membawa ranah administrasi ke meja hukum adalah bentuk penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi menciptakan ruang intimidasi dan kriminalisasi aparatur desa,” pungkasnya.

Berita Terkait

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti
14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026
‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎
36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan
Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga
Berita ini 396 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:46 WIB

TPA Cikundul Kota Sukabumi Terbakar, Empat Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Adu Gol, Turnamen Mini Soccer Bapor Korpri Jadi Momentum Perkuat Sinergi ASN

Sabtu, 26 September 2026 - 07:02 WIB

Rotasi Besar di Polres Sukabumi, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 10:20 WIB

14 Siswa Terbaik Sukabumi Siap Unjuk Prestasi di Pentas PAI Jawa Barat 2026

Kamis, 24 September 2026 - 17:18 WIB

‎Warga Sukamulya Kawal Status Tanah yang Dipersoalkan, Inspektorat dan DPMD Diminta Buka Terang‎

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIB

36 Tahun Perumda Air Minum TJM, Kemandirian Perusahaan Jadi Modal Perkuat Pelayanan

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WIB

Jadi Saksi Pernikahan Hadiyah-Akbar, Marwan Hamami Titip Pesan Soal Komunikasi Rumah Tangga

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern

Berita Terbaru