Komnas Perempuan Rilis CATAHU 2025, Soroti Tren Kekerasan Berbasis Gender di Indonesia

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | JAKARTA – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan merilis Catatan Tahunan (CATAHU) 2025 dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Jumat (6/3/2026). Laporan ini mengusung tema “Menguatkan Data, Mengatasi Kerentanan, Mendesak Negara Bersikap untuk Keadilan Korban.”

CATAHU 2025 memaparkan situasi kekerasan terhadap perempuan sepanjang tahun 2025 yang berbasis pada pengalaman korban. Data tersebut dihimpun sebagai instrumen untuk mendorong akuntabilitas negara sekaligus menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan perlindungan terhadap perempuan.

Dalam pengantarnya, pihak Komnas Perempuan menyampaikan bahwa catatan tahunan tersebut diharapkan menjadi refleksi bersama bagi masyarakat dan pemerintah dalam melihat realitas kekerasan berbasis gender yang masih terjadi di Indonesia.

“Ini dijadikan cerminan bagi kita semua, khususnya masyarakat Indonesia dan juga pemerintah, bagaimana kita melihat fenomena atau fakta-fakta yang terjadi di Indonesia terkait dengan kekerasan berbasis gender terhadap perempuan,” ungkap perwakilan Komnas Perempuan dalam peluncuran CATAHU 2025.

Ia menegaskan, data yang dihimpun tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga sebagai bahan evaluasi terhadap sistem perlindungan yang telah berjalan.

“Harapannya ke depan, apa yang sudah dicatat oleh Komnas Perempuan ini bisa menjadi cermin bagi kita semua untuk melihat sejauh mana efektivitas sistem perlindungan, sistem penanganan, serta pemulihan terhadap korban yang ada di Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga :  ‎Seorang Pengunjung Terapi Gratis di Cibadak Meninggal Dunia Sebelum Diterapi

Dalam peluncuran tersebut, Komnas Perempuan juga menghadirkan para komisioner yang memaparkan berbagai aspek kekerasan berbasis gender terhadap perempuan. Pemaparan diawali oleh Komisioner Katarina Pancaristiani yang menyampaikan gambaran umum serta metodologi penyusunan CATAHU 2025.

Selanjutnya, Wakil Ketua Komnas Perempuan Ratna Bataramunti memaparkan situasi kekerasan berbasis gender terhadap perempuan di ranah personal. Sementara itu, pembahasan mengenai kekerasan di ranah publik disampaikan oleh Komisioner Depi Rahayu.

Adapun isu kekerasan berbasis gender di ranah negara serta berbagai isu krusial lainnya disampaikan oleh Komisioner Sundari Waris. Kemudian, bagian penutup yang berisi kesimpulan serta rekomendasi dibacakan oleh Wakil Ketua Komnas Perempuan Dahlia Madani.

Baca Juga :  ‎Ratusan Warga Palabuhanratu Geruduk Bandung, Desak SPBU Bagbagan Citarik Diaktifkan Lagi

Selain paparan para komisioner, kegiatan peluncuran CATAHU 2025 juga menghadirkan sejumlah penanggap dari berbagai pihak. Di antaranya Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka, perwakilan Kepolisian RI AKBP Sri Bayangkari, serta perwakilan masyarakat sipil dari Seknas Forum Pengada Layanan, Ferry Wirapadang.

Melalui CATAHU 2025, Komnas Perempuan berharap temuan dan data yang disampaikan dapat menjadi dasar dalam memperkuat advokasi kebijakan publik, mendorong reformasi hukum, serta meningkatkan layanan bagi korban kekerasan berbasis gender di Indonesia.

Berita Terkait

Alokasi Anggaran Dana Hibah Untuk Partai Politik Dari APBD 2025, Disorot JWI Sukabumi Raya
Santuni Anak Yatim Saaat Gelaran Kenaikan Kelas Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Hasbiyah
KSPSI MJH Sambut Kepulangan Delegasi ILC Ke-114 PBB Jenewa Swiss Di Bandara Soetta Jakarta
Truk Proyek Tol Bocimi Masih Melintas Siang Hari, Warga Pabuaran Pertanyakan Efektivitas Jam Operasional
DPD JWI Sukabumi Raya Menduga Adanya Kejanggalan Di Proyek Ruas Jalan Baros–Sagaranten Rp36,1 Miliar
Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai Malam Ini, Demam Sepak Bola Dunia Kembali Mengguncang
Peningkatan Jaringan Irigasi Cikolawing II Mulai Dikerjakan, Dukung Produktivitas Pertanian Warga Cibadak
Silaturahmi & Doa Bersama: Sinergi Mitra, Yayasan, dan Pemangku Wilayah Perkuat Kebersamaan Cibubur
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:35 WIB

Alokasi Anggaran Dana Hibah Untuk Partai Politik Dari APBD 2025, Disorot JWI Sukabumi Raya

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:28 WIB

Santuni Anak Yatim Saaat Gelaran Kenaikan Kelas Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Hasbiyah

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:11 WIB

KSPSI MJH Sambut Kepulangan Delegasi ILC Ke-114 PBB Jenewa Swiss Di Bandara Soetta Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 15:18 WIB

Truk Proyek Tol Bocimi Masih Melintas Siang Hari, Warga Pabuaran Pertanyakan Efektivitas Jam Operasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:27 WIB

Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai Malam Ini, Demam Sepak Bola Dunia Kembali Mengguncang

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WIB

Peningkatan Jaringan Irigasi Cikolawing II Mulai Dikerjakan, Dukung Produktivitas Pertanian Warga Cibadak

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:04 WIB

Silaturahmi & Doa Bersama: Sinergi Mitra, Yayasan, dan Pemangku Wilayah Perkuat Kebersamaan Cibubur

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

‎Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Masyarakat Bersiap Hadapi Efek Domino Kenaikan Harga

Berita Terbaru