‎Demi Bertahan, Sopir Angkot Sukabumi Alihkan BBM ke Elpiji‎

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Jagat media sosial dihebohkan dengan kemunculan sebuah angkutan kota (angkot) di Sukabumi yang tak lagi sepenuhnya bergantung pada bensin. Kendaraan trayek 01 jurusan Terminal Sukaraja–Kota Sukabumi itu menarik perhatian publik setelah diketahui menggunakan gas elpiji 3 kilogram sebagai bahan bakar alternatif.

‎Di balik inovasi tak biasa ini, ada sosok Hendra Irawan (53), sopir angkot yang sudah lebih dari dua dekade mengaspal. Ia mengungkapkan, ide tersebut bukan muncul begitu saja, melainkan hasil “meniru” rekannya sesama sopir yang lebih dulu mencoba.

‎“Awalnya saya lihat teman pakai, terus saya pelajari dulu risikonya. Setelah yakin, baru ikut pasang,” ungkap Hendra, Senin (13/4/2026).

‎Keputusan itu ternyata berdampak signifikan terhadap pengeluaran hariannya. Hendra mengaku bisa memangkas biaya operasional hingga Rp40 ribu–Rp50 ribu per hari. Jika sebelumnya ia harus merogoh kocek hingga Rp90 ribu untuk bensin, kini cukup sekitar Rp38 ribu dengan elpiji.

‎Dalam operasionalnya, dua tabung gas 3 kg mampu menunjang aktivitasnya seharian. Satu tabung bahkan bisa dipakai hingga empat kali perjalanan (rit), jauh lebih hemat dibanding konsumsi bensin.

‎“Sekarang satu tabung cuma sekitar Rp19 ribu, jauh selisihnya dibanding bensin,” jelasnya.

‎Menariknya, selama kurang lebih tujuh bulan penggunaan, Hendra mengaku tidak mengalami gangguan berarti pada mesin. Bahkan, ia menyebut pembakaran lebih bersih dan komponen seperti busi tidak cepat kotor.

‎“Mesin tetap normal, tidak ada ubahan khusus. Malah terasa lebih bersih pembakarannya,” katanya.

‎Meski begitu, ia tidak menampik adanya penurunan tenaga, khususnya saat melintasi jalur menanjak. Namun hal itu bukan masalah besar karena sistem bahan bakar bisa dengan mudah dialihkan kembali ke bensin kapan saja.

‎“Kalau butuh tenaga lebih, tinggal balik ke bensin. Praktis,” tambahnya.

‎Untuk menekan pengeluaran lebih jauh, Hendra juga memilih membeli gas langsung dari agen agar mendapatkan harga lebih miring.

‎Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di balik kemudi angkot, ia menilai langkah ini sebagai solusi realistis di tengah tingginya biaya operasional.

‎“Yang penting tetap bisa narik dan ada sisa penghasilan. Sekarang terasa lebih ringan,” pungkasnya.

‎Fenomena ini pun memicu beragam tanggapan dari masyarakat, mulai dari yang mengapresiasi kreativitas sopir hingga yang mempertanyakan aspek keamanan dan legalitas penggunaan elpiji sebagai bahan bakar kendaraan.

Baca Juga :  Galang Dana Aksi Peduli Sosial oleh Mahasiswa Universitas Terbuka Bagi Korban Terdampak Bencana Sukabumi

Berita Terkait

PERADI Sukabumi Gelar PKPA Angkatan XIII, Cetak Calon Advokat Profesional
Bupati Sukabumi Sidak Samsat Cibadak, Pastikan Pelayanan Pajak Lebih Mudah Tanpa KTP
Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam
Longsor di Sukalarang, Satu Warga Meninggal Tertimbun Material Tebing
‎Janji Fasilitas Tak Terpenuhi, Warga Fitra Pratama Residence Tempuh Jalur Somasi
BUPATI SUKABUMI DAMPINGI PENASIHAT KHUSUS PRESIDEN RESMIKAN HUNTAP ADAPTIF BENCANA
SMA Negeri 1 Cikembar Gelar IHT Penguatan Gapura Pancawaluya 2026
Buruh Sukabumi Datangi Disnaker, Tuntut Perhatian Soal Kesejahteraan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:52 WIB

PERADI Sukabumi Gelar PKPA Angkatan XIII, Cetak Calon Advokat Profesional

Jumat, 17 April 2026 - 11:25 WIB

Bupati Sukabumi Sidak Samsat Cibadak, Pastikan Pelayanan Pajak Lebih Mudah Tanpa KTP

Jumat, 17 April 2026 - 09:56 WIB

Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam

Jumat, 17 April 2026 - 09:53 WIB

Longsor di Sukalarang, Satu Warga Meninggal Tertimbun Material Tebing

Kamis, 16 April 2026 - 13:59 WIB

BUPATI SUKABUMI DAMPINGI PENASIHAT KHUSUS PRESIDEN RESMIKAN HUNTAP ADAPTIF BENCANA

Kamis, 16 April 2026 - 12:52 WIB

SMA Negeri 1 Cikembar Gelar IHT Penguatan Gapura Pancawaluya 2026

Kamis, 16 April 2026 - 11:07 WIB

Buruh Sukabumi Datangi Disnaker, Tuntut Perhatian Soal Kesejahteraan

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WIB

‎Skandal Rumah Tangga Terbongkar, Suami di Sukabumi Laporkan Dugaan Perselingkuhan Istri ke Polisi

Berita Terbaru

Jabar Update

Banjir Langganan Kembali Terjang Pamuruyan, 10 Rumah Warga Terendam

Jumat, 17 Apr 2026 - 09:56 WIB