‎Mengenal Lebih Dekat Bang Junaidi Tarigan Ketua Peradi Sukabumi.

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Perjalanan hidup Junaidi Tarigan, S.H., M.M., bukan sekadar kisah sukses biasa. Di balik namanya yang kini dikenal sebagai salah satu advokat papan atas di Sukabumi, tersimpan cerita panjang tentang perjuangan, keteguhan, dan keberanian merintis hidup dari nol di tanah rantau.

‎Pria kelahiran Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, 3 Desember 1963 ini pertama kali tiba di Sukabumi pada tahun 1991. Tanpa kemewahan, ia hanya membawa ijazah Sarjana Hukum dari Universitas Eka Sakti Padang serta tiga stel pakaian. Bahkan, untuk tempat tinggal pun ia harus menumpang di rumah kerabatnya yang dikenal sebagai Bang Sitepu di kawasan Cimanggah.

‎“Waktu itu semuanya serba sulit. Kota ini asing bagi saya, tidak punya siapa-siapa. Tapi saya yakin, selama mau berusaha, pasti ada jalan,” ujar pria yang akrab disapa Bang Tarigan.

Baca Juga :  ‎Dibalik Citra Baik, Oknum Amil Diduga Lecehkan Anak di Karangtengah‎


‎Sebagai anak sulung dari enam bersaudara, semangat kerja keras sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil. Di Sukabumi, sikapnya yang terbuka dan mudah bergaul membuatnya cepat diterima di berbagai kalangan, mulai dari masyarakat biasa hingga tokoh penting daerah.

‎Langkah demi langkah, kariernya mulai menunjukkan perkembangan. Nama Junaidi perlahan dikenal sebagai advokat yang memiliki integritas dan dedikasi tinggi. Jejaringnya semakin luas, termasuk kedekatannya dengan almarhum H.M. Muslikh Abdussyukur, mantan Wali Kota Sukabumi, serta almarhum Hamami Drajat, tokoh politik yang pernah memimpin DPD Golkar Kota Sukabumi.

‎“Beliau-beliau adalah sosok yang banyak memberi warna dalam perjalanan hidup saya,” kenangnya, Sabtu (30/05/2025)

Baca Juga :  ‎Sampah Terjatuh di Tikungan Cibatu Sekarwangi, Pengendara Terancam Tergelincir‎


‎Kepercayaan yang terus mengalir mendorong Junaidi mendirikan Kantor Hukum Junaidi Tarigan, S.H., M.M. & Rekan. Tak butuh waktu lama, kantornya berkembang dan dipercaya menangani berbagai klien, mulai dari perusahaan swasta hingga korporasi besar seperti PT GSI, PT L&B Indonesia, PT Citra, PT BPR Semesta Megadana, hingga sejumlah grup usaha seperti Big, Minu, dan Maherland Group.

‎Namun, kiprahnya tidak berhenti di dunia praktik hukum. Junaidi juga aktif di dunia akademik sebagai dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Putra Sukabumi. Ia bahkan dipercaya menjadi anggota senat universitas, berperan dalam pengembangan pendidikan tinggi di bidang hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


‎Di tengah kesibukannya, suami dari Dra. Elin Paulina, M.M., ini tetap menyempatkan waktu untuk hobi bermain golf. Tak hanya itu, darah sebagai anak petani juga mengalir kuat dalam dirinya. Ia mengembangkan pertanian dan membangun hutan rakyat seluas kurang lebih 4 hektare di wilayah Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

‎Dalam organisasi profesi, Junaidi juga dikenal aktif. Ia pernah menjabat sebagai Ketua AAI Sukabumi dan Dewan Penasehat organisasi PERADI kini mengemban amanah sebagai Ketua PERADI Sukabumi, .

‎Kisah Bang Tarigan menjadi potret nyata bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Dari seorang perantau yang menumpang hidup, kini ia berdiri sebagai sosok yang disegani di dunia hukum. Perjalanannya menjadi inspirasi, bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.

Berita Terkait

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas
Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh
DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah
‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari
Berita ini 350 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemdes Cimanggu Bangun Rabat Beton 450 Meter Meski Anggaran Dana Desa Dipangkas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:56 WIB

Paguyuban Batu Hijau Cikembar Bangun Sumur Bor untuk Warga Kampung Kramat, Respons Keluhan Air Sungai Keruh

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WIB

DPRD Kota Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah PMI Asal Cikole yang Masih Tertahan di Jeddah

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:43 WIB

‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Berita Terbaru