JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Mini Cafe EDAFresh milik BUMDes Barokah Sukamaju resmi dibuka melalui Grand Opening yang digelar di Jalan Pelabuhan II, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/8/2026).
Kepala Desa Sukamaju, Diran Bachari, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dibukanya Mini Cafe EDAFresh. Menurutnya, usaha tersebut merupakan bagian dari pengembangan unit usaha BUMDes Barokah Sukamaju sekaligus bentuk hilirisasi produk edamame yang dikembangkan di Desa Sukamaju.
“Semoga usaha ini menjadi penguat ekonomi Desa Sukamaju dalam membantu membangun desa dengan mengoptimalkan produk lokal yang berdaya saing untuk mendukung ekonomi kerakyatan,” ujar Diran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mini Cafe EDAFresh menyediakan berbagai pilihan makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Selain aneka camilan dan kopi, tersedia pula menu bakso Pontianak serta sejumlah makanan lainnya.
Lokasinya yang berada di Jalan Pelabuhan II dan berdekatan dengan kawasan industri diharapkan dapat menjadi pilihan masyarakat untuk makan, jajan, maupun bersantai.
“Karena ini konsepnya mini cafe, kami menyediakan cemilan, makanan, bakso, kopi dan menu lainnya dengan harga yang merakyat. Jadi masyarakat bisa menikmati tempat ini untuk nongkrong atau bersantai,” katanya.
Diran juga mengajak masyarakat, khususnya warga Desa Sukamaju, untuk ikut mendukung usaha BUMDes tersebut. Ia berharap aparatur pemerintahan desa, lembaga desa, masyarakat, keluarga, hingga kerabat dapat ikut mempromosikan dan memanfaatkan keberadaan Mini Cafe EDAFresh.
Lebih lanjut, Diran menyebutkan penyertaan modal BUMDes Barokah Sukamaju mencapai sekitar Rp230 juta yang telah disertakan sejak tahun sebelumnya. Sebagian modal tersebut kemudian dikembangkan ke sejumlah unit usaha, termasuk Mini Cafe EDAFresh.
Menurutnya, pengembangan usaha BUMDes tidak hanya berorientasi pada satu sektor, tetapi juga diarahkan untuk mendorong keterlibatan pelaku UMKM di Desa Sukamaju.
“UMKM-UMKM di desa kami juga bisa bekerja sama. Ada yang memproduksi roti, kue-kue, enye dan produk lainnya. Intinya hilirisasi itu ke UMKM. Produk yang dibuat di desa kami salah satunya bisa dipasarkan di sini,” jelasnya.
Ia berharap Mini Cafe EDAFresh dapat menjadi salah satu titik pemasaran produk lokal sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pelaku UMKM desa.
Diran menegaskan, keberadaan Mini Cafe EDAFresh bukan sekadar tempat makan dan bersantai, tetapi diharapkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa yang menghubungkan produksi, pengolahan, pemasaran, dan pemberdayaan masyarakat.
“Harapan saya, semoga dengan dibukanya Mini Cafe EDAFresh ini, BUMDes Barokah Sukamaju sesuai dengan namanya menjadi penopang ekonomi, sehingga Desa Sukamaju menjadi desa yang maju dan barokah,” pungkasnya.















